Berita

Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin akan menginjak dua tahun memimpin Indonesia/Net

Politik

Demokrat: Tantangan Besar Kepemimpinan Jokowi Maruf Hindari Godaan Kekuasaan Absolut

MINGGU, 17 OKTOBER 2021 | 22:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin telah memasuki usia dua tahun kepemimpinan. Banyak kalangan turut mengevaluasi kinerja presiden dan wakil presiden untuk menjadikan Indonesia agar lebih baik di sisa kepemimpinannya.

Kepala Bidang Komunikasi Strategis Partai Demokrati Herzaky Mahendra Putra menyampaikan bahwa Jokowi-Maruf Amin memiliki tantangan besar ihwal kekuatan absolut. Sebab saat ia menjalankan pemerintahan, mayoritas parlemen menjadi koalisi pemerintah.

Menurutnya, Dengan kekuatan politik parlemen yang saat ini mencapai 82 persen, kebijakan apapun yang akan diambil pemerintah, dengan mudah bisa disetujui parlemen.



"Tantangan terbesar Jokowi-Maruf adalah menghindari godaan menuju absolutisme power yang berakibat buruk pada demokrasi Indonesia. Bahkan, suara rakyat yang berbeda dengan apa yang dikehendaki pemerintah, bisa dianggap angin lalu saja di kala pemerintah sudah punya mau,” ucap Herzaky kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/10).

Herzaky memberikan contoh nyata absolutisme power yang menguasai kepemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Salah satunya, mulusnya Omnibus Law UU Cipta Kerja pada tahun 2020. Saat itu, masyarakat banyak yang menentang. Di parlemen Demokrat menjadi satu-satunya kekuatan besar yang menolak secara frontal dengan walk out tatkala sidang paripurna yang berencana mengesahkan RUU Omnibus Law menjadi UU.

Selain itu, akhir-akhir ini telah mencuat wacana Presiden tiga periode. Herzaky melihat ada pihak yang ingin menggoda Presiden Jokowi untuk mengentalkan kekuasannya dengan mengamandemen UUD 1945.

"(Sekelompok pihak) berupaya menggoda Presiden Jokowi untuk mengentalkan kekuasaannya melebihi apa yang dibatasi Konstitusi, dengan berupaya mengusulkan amandemen Konstitusi. Menuju apa yang pernah digaungkan ratusan abad lalu oleh seorang raja, l’etat c’est moi. Negara adalah saya. Seakan-akan Presiden melebihi Konstitusi,” katanya.

"Apa yang diinginkan Presiden, bahkan Konstitusipun akan diubah sesuai dengan keinginan Presiden,” tegasnya menambahkan.

Pihaknya mensyukuri hingga saat ini Presiden Joko Widodo masih terkesan menolak adanya wacana penambahan jabatan presiden. Sebab, kalau Jokowi menerima akan menjadi daftar panjang kekecewaan masyarakat dan sinyal taat terhadap konstitusi.

"Suatu sinyal positif yang patut kita jaga betul agar tidak mendadak berubah. Karena kalau sampai itu terjadi, demokrasi kita akan kembali ke masa kelam, bahkan lebih kelam dibandingkan dengan Orde Baru,” tutupnya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya