Berita

Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung dalam webinar bertajuk dua dasawarsa kemenangan Golkar 2004-2024, Sabtu, 16 Oktober 2021/RMOL

Politik

Akbar Tandjung: Tema Politik Kerakyatan Jadi Kunci Raih Kemenangan Pemilu 2024

SABTU, 16 OKTOBER 2021 | 10:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Parti Golkar harus maskimalkan persiapan menyongsong dan meraih kemenangan pada Pemilu Serentak 2024 mendatang.

Persiapan yang matang, akan membawa optimisme untuk Partai Golkar kembali menang setelah terakhir kali pada tahun 2004.

Begitu dikatakan Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung dalam webinar bertajuk "Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004-2024", Sabtu pagi (16/10).


"Partai Golkar harus terus melakukan langkah-langkah persiapan sejak dini dalam upaya menaikkan suara Partai Golkar. Insyaallah juga menaikkan perolehan kursi dan Insyaallah juga harapan kami bisa kembali menjadi pemenang," ujar Akbar Tandjung.

Sebagai Ketua Dewan Kehormatan, dia menyiapkan program-program untuk memaksimalkan persipan tersebut. Utamanya dalam melakukan sosialisasi dan pendekatan pada masyarakat.

"Terutama melakukan kunjungan ke berbagai wilayah tanah air kita, ke berbagai seluruh provinsi tanah air, agar seluruh jajaran Partai Golkar mempersiapkan yang sungguh-sungguh," katanya.

Mantan Ketua DPR RI 1999-2004 ini mengakui bahwa kader-kader di daerah masih menjadi ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat pemilih.

Sehingga, Akbar selalu menitipkan pesan agar pendekatan dapat disertai dengan tema-tema kerakyatan dan sesuai dengan harapan masyarakat.

"Partai Golkar harus membawa tema-tema politik yang sejalan dengan aspirasi rakyat," pungkasnya.

Hadir juga dalam webinar itu Cendikiawan Muslim, Azyumardi Azra; Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung; Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sarmudji; Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi; peneliti LIPI, Siti Zuhro; dan pengamat politik Dedi Kurnia Syah.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya