Berita

Lambang Imparsial/Net

Politik

Imparsial Minta Kriminalisasi Petani Kopsa-M Kampar Dihentikan

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 14:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Beragam kriminalisasi yang menimpa organisasi petani sawit, Koperasi Sawit-Makmur (Kopsa-M) di Kampar Riau harus dihentikan. Sebab selain keliru secara hukum, juga bertentangan dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberantas mafia hukum.

Begitu tegas Direktur Imparsial, Direktur Imparsial Gufron Mabruri menyikapi beragam peristiwa yang menimpa Kopsa-M Kampar.

Pertama-tama, Gufron Mabruri mempermasalahkan penetapan tersangka yang dialamatkan Polres Kampar kepada Ketua Kopsa-M, Anthony Hamzah pada September 2021 lalu.


“Penetepan tersangka itu berkait dengan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh orang lain mengatasnamakan Kopsa-M,” urainya kepada wartawan, Rabu (13/10).

Selain itu, kata Ghufron, Anthony Hamzah juga dikriminalisasi karena koperasi yang dipimpin menjual sawit milik koperasinya sendiri.

Kriminalisasi ini bukanlah yang pertama kali dialami oleh petani-petani yang tergabung dalam KOPSA-M. Sebelumnya, ada 2 petani yang mengalami rekayasa kasus serupa dengan Anthony Hamzah.

Ghufron menduga upaya kriminalisasi berkaitan dengan laporan petani-petani Kopsa-M di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terkait tindak pidana penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta.

“Kami memandang adanya dugaan perampasan tanah oleh BUMN dan swasta serta adanya kriminalisasi terhadap petani yang memperjuangkan tanah tidak hanya salah secara hukum, tetapi juga mencoreng wajah pemerintahan Presiden Jokowi,” jelas Gufron.

Lebih lanjut, Gufron mendesak kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memerintahkan jajarannya menghentikan proses kriminalisasi terhadap seluruh petani anggota dan pengurus Kopsa-M yang saat ini tengah dilakukan oleh Polres Kampar, Riau.

“Kedua, memerintahkan jajaran Polri untuk memproses laporan dugaan tindak pidana penyerobatan tanah milik petani anggota Kopsa-M yang laporannya telah masuk ke Bareskrim Polri,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya