Berita

Partai Nasdem/RMOLNetwork

Politik

Pemilih Milenial Dominasi Pemilu 2024, Nasdem Minta Kader Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

RABU, 13 OKTOBER 2021 | 05:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilih milenial dan generasi Z diprediksi akan mendominasi suara pada Pemilu 2024. Dari daftar pemilih tetap (DPT) pemilu serentak 2019, pemilih berusia 20 tahun mencapai 17.501.278 orang, sedangkan yang berusia 21-30 tahun sebesar 42.843.792 orang.

Untuk Pemilu 2024, jumlah pemilih milenial dan generasi Z diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 60 persen dari total suara pemilih.

Dengan besarnya jumlah suara milenial, Partai Nasdem pun mempunyai kewajiban untuk memberikan edukasi kepada para milenial dan generasi Z ini agar bisa berperan aktif di pemilu mendatang.


"Kita tidak bisa menutup mata bahwa menghadapi tahun 2024 ada kelompok pemilih pemula yang hari ini jumlahnya begitu besar," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali di sela-sela Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW Partai Nasdem Bengkulu, Selasa (12/10)

Kelompok ini (milenial dan generasi Z), tegas Ketua Fraksi NasDem itu, menjadi bagian dari tanggung jawab Partai NasDem untuk melakukan edukasi mengenai pentingnya peran pemuda dalam politik.

Tentunya, seluruh pengurus dan kader Partai NasDem harus memahami karakter mereka, karena mereka adalah kelompok apolitik. Milenial dan generasi Z juga tidak suka dengan retorika, tapi melihat kepada hal-hal yang nyata dan rasional.

Pemahaman dan pengetahuan ini menjadi modal bagi seluruh pengurus Partai NasDem. Karenanya, dalam setiap Rakorwil selalu menjadi salah satu materinya adalah bagaimana masuk, merangkul dan mengedukasi kaum milenial.

"Mau tidak mau kita harus mendekatinya, karena di tahun 2024 segmen milenial ini adalah terbesar dalam menggunakan hak pilihnya. Ini menjadi tanggung jawab kita untuk mengedukasi mereka sehingga mereka mau menggunakan hak politik. Kalau tidak, demokrasi kita akan sangat rentan," tegas Ali.

Yang tidak kalah penting, Ali menukilkan pesan dari Ketua Umum Nasdem Surya Paloh agar seluruh kader saling membesarkan hati, menjaga soliditas, bekerja, merangkul masyarakat. Jadi, bagaimana kader-kader Partai Nasdem tidak berjarak dengan masyarakat.

"Bagaimana kader Partai Nasdem membuka ruang publik untuk lebih dekat dengan masyarakat. Ini pesan yang disampaikan ketua umum," bebernya.

Pesan ketua umum, kata Ali lagi, mempunyai arti yang sangat penting. Sebab, lembaga yang kurang dipercayai oleh publik adalah partai politik. Hal ini lantaran adanya jarak dan perilaku politisi yang tidak dikehendaki oleh masyarakat dan partai politik yang cenderung bersikap eksklusif.

Mengetahui rendahnya kepercayaan publik terhadap partai, maka kader NasDem harus bisa mendekatkan diri kepada masyarakat. Caranya, ungkap Ali, salah satunya adalah dengan menjadikan kantor-kantor partai sebagai sentra pelayanan publik.

"Bagaimana kantor Nasdem memfasilitasi kebutuhan publik agar tidak menjadi eksklusif. Itu concern kita bagaimana mengubah persepsi masyarakat terhadap parpol,” demikian Ali.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya