Berita

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid/Repro

Politik

Meutya Hafid: Transformasi Digital Lahirkan Era Digital Entreprenuership

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 20:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perkembangan transformasi digital membawa dampak positif terhadap percepatan pemulihan ekonomi nasional. Utamanya, dengan masifnya transformasi digital entrepreneurship di masa pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, dalam webinar bertajuk "Optimalisasi Internet Untuk Digital Entrepreneuership" yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (12/10).

Meutya Hafid mengatakan, transformasi digital di era industri 4.0 mempengaruhi dan mengubah perilaku masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi.


"Salah satu perubahan perilaku masyarakat dalam ekonomi pada masa pandemi Covid-19 ini adalah perubahan terhadap preferensi masyarakat dalam berbelanja," kata Meutya.

"Dari berbelanja offline ke arah berbelanja online via aplikasi dan internet," sambung legislator Partai Golkar ini.

Dikatakan Meutya, pengadopsian teknologi internet di era pandemi Covid-19 pada berbagai bidang sangat diperlukan, agar bisa melanjutkan kembali kegiatan dan aktifitas yang terhenti seperti aktifitas ekonomi.

"Pemanfaatan internet di era digital entreprenuership salah satu manfaatnya selain memasarkan produk lebih cepat, analisa produk dan pasar juga bisa dilakukan secara akurat," katanya.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A. Pangerapan mengatakan, agenda transformasi digital nasional yang sedang masif berkembang harus disertai dengan penguatan literasi digital.

"Kunci dasar transformasi digital itu adalah literasi sumber daya manusia," ujar Semuel.

Lanjutnya, kemampuan sumber daya manusia akan berpengaruh terhadap bagaimana mereka menggunakan ruang digital. Pada posisi ini, pemerintah gencar mengadakan penguatan literasi digital agar masyarakat bisa menggunakan internet untuk hal yang positif.

"Bagaimana beraktivitas di ruang digital secara aman, bertransaksi secara aman dan menjaga data pribadi," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya