Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Punya Rekam Jejak dan Pengalaman, Elektabilitas Airlangga Hartarto Positif Sebagai Calon Presiden Pilihan Publik

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 18:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rekam jejak dan pengalaman Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk memilih dia dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hal tersebut terekam dalam hasil survei Ekesekutive Lab Suara Indonesia. Hasilnya, Airlangga Hartarto dipilih 12,1 persen responden.

"Airlangga Hartarto memiliki Preferensi Suara Masyarakat yang paling tinggi diantara para tokoh dan hasilnya di pilih sebanyak 12,1 persen," Direktur Ekesekutive Lab Suara Indonesia, Albertus Dino dalam keterangannya, Selasa (12/10).
 

 
Di bawah Airlangga, ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan perolehan 11,8 persen. Disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 11,3 persen dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 6,2 persen.

Diurutan ke bawah ada nama Ketua DPR RI Puan Maharani yang memperoleh 5,8 persen. Selanjutnya ada mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 4,8 persen, Kepala KSP Moeldoko 4,4 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 4,3 persen.

Di bawah mereka, Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti memperoleh suara 3,8 persen dalam survei ini. Selanjutnya ada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 3,2 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 3,1 persen.

Sementara yang memperoleh suara sekitar 1-2 persen ada nama Menteri Parekraf Sandiaga Uno sebesar 2,9 persen, Ketua Umum Perindo Harry Tanoe Sudibjo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebesar 2,2 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 2,1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 1,2 persen, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid 1,1 persen dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan 1,1 persen.

"Tokoh lainnya yang tingkat elektabilitasnya di bawah 1 persen digabungkan menjadi sebesar 4,3 persen. Sedangkan selebihnya yang tidak memberikan pilihan sebanyak 12,1 persen," jelas Albertus.

Survei Ekesekutive Lab Suara Indonesia dilakukan pada periode 24 September sampai 8 Oktober 2021, dengan melibatkan 2.178 responden.

Metode yang dipakai adalah multistage random sampling dengan toleransi kesalahan 2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya