Berita

Penyerahan SK kenaikan pangkat ASN di Kabupaten Kebumen/RMOLJateng

Nusantara

Lakukan Mutasi dan Promosi Jabatan, Bupati Kebumen Tegaskan Tak Ada Titipan

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Proses mutasi dan promosi jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dipastikan bebas dari uang setoran dan titipan.

Hal ini ditegaskan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, yang tak mau ada persoalan hukum  lagi dengan aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti yang pernah terjadi di Kebumen beberapa waktu silam.
Bupati Arif juga menegaskan tak meminta uang sepeserpun dari proses mutasi dan promosi jabatan ini.

"Saya pastikan rotasi dan promosi jabatan tidak ada titipan. Saya juga tidak meminta uang satu peser pun dari kebijakan itu," tegas tegas Arif saat menyerahkan SK kenaikan pangkat periode Oktober kepada 528 ASN Kebumen di pendopo kabupaten, Senin (11/10).

"Saya pastikan rotasi dan promosi jabatan tidak ada titipan. Saya juga tidak meminta uang satu peser pun dari kebijakan itu," tegas tegas Arif saat menyerahkan SK kenaikan pangkat periode Oktober kepada 528 ASN Kebumen di pendopo kabupaten, Senin (11/10).

"Rotasi jabatan memang perlu dilakukan untuk penyegaran, dan wadah pengembangan karier pegawai, dan itu sudah diatur undang-undang," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Bupati pun memastikan memastikan kebijakan mutasi dan promosi jabatan diambil sesuai prosedur, dan telah melalui penilaian yang matang sesuai dengan standar kompetensi masing-masing.

“Hal terpenting dari jabatan itu adalah tanggung jawabnya. Oleh karenanya saya berpesan untuk mengikuti jejak orang yang baik. Tidak mengikuti orang-orang yang bermasalah. Prestasi tertinggi bagi ASN adalah bisa berkarier dan berkarya di pemerintahan, dan mengakhiri jabatannya dengan baik,” papar Arif.

Sementara itu, terkait penyerahan SK kenaikan pangkat ASN, Arif mengatakan, SK kenaikan pangkat diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja ASN yang dianggap layak dan berprestasi, tanpa ada cacat hukum.

"Kenaikan pangkat ini tidak lain sebagai bentuk apresiasi. Dan ini merupakan kebanggaan karena selama saudara bekerja menjadi ASN sampai ini baik, tanpa ada cacat. Capaian dan integritas ini harus dipertahankan sampai masa pensiun. Sehingga berakhir dengan baik," ujarnya.

Bupati juga berpesan, menjadi seorang ASN itu tidak mudah. Saingannya banyak, tes masuknya juga sulit. Untuk itu, bersyukur dan berbahagialah mereka yang ditakdirkan jadi ASN dan berhasil naik pangkat dan jabatannya.

"Tugas dan tanggung jawab ASN itu berat. Harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Ingat jangan sampai menyalahgunakan kewenangan, bekerjalah yang baik sesuai aturan, jangan menabrak aturan, karena kalian tentu tidak ingin berakhir dengan masa yang tidak baik," pesan Bupati Arif.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya