Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas 3 besar di berbagai hasil survei/Net

Politik

Gagal Dongkrak Elektabilitas, Bisa Jadi Puan Maharani akan Legowo PDIP Usung Ganjar di Pilpres 2024

JUMAT, 08 OKTOBER 2021 | 22:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Temuan elektabilitas Puan Maharani 1,8 persen dalam survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengindikasikan bahwa usaha mendongkrak popularitas dengan pasang baliho tidak berhasil.

Pendapat itu disampaikan Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (8/10).

Menurut pandangan Iwel, Puan akan legowo melepaskan jatah tiket Pilpres kepada Ganjar Pranowo untuk diajukan PDIP nantinya.


Sebab, upaya menggenjot yang dilakukan dengan memasang baliho di berbgaai daerah nyatanya tidak berhasil mendongkrak popularitas putri Megawati itu.

"Elektabilitas Puan Maharani yang hanya 1,4 persen padahal sudah dilakukan upaya untuk mendongkrak elektabilitas Puan dengan memasang Baliho di berbagai daerah. Bisa jadi pada waktunya nanti Puan legowo ketika PDI Perjuangan memutuskan mengusung Ganjar," demikian pendapat Iwel.

Dalam pertanyaan terbuka soal siapa calon presiden yang diinginkan responden, SMRC menemukan bahwa Puan Maharani hanya mencatatkan elektabilitas 0,8 persen dari 42 nama yang diajukan responden.

Elektabilitas Ketua DPR RI itu bahkan jauh di bawah tokoh sentral Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang mendapat elektabilitas 1,6 persen.

Adapun tiga besar ditempati Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (18,1 persen), Ganjar Pranowo (15,8 persen) dan Gubernur DKI Jakarta  Anies Baswedan (11,1 persen).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya