Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Adi Prayitno: Elektabilitas Prabowo Subianto Tinggi Karena Faktor Tabungan Pengalaman Pilpres Sebelumnya

JUMAT, 08 OKTOBER 2021 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tingginya elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024, adalah hal wajar mengingat rekam jejak pengalamannya maju berlaga di Pilpres.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, tingginya elektabilitas Prabowo tidak murni hasil saat ini. Tetapi, ada bias dengan suara yang dia dapatkan pada Pilpres sebelumnya.

"Prabowo Subianto punya tabungan elektabilitas bias dari capres yang berulangkali dimulai sejak 2004. Itu tak bisa dipungkiri," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/10).


Prabowo Subianto setidaknya sudah berlaga di tiga kali Pilpres, yakni pada 2009 menjadi cawapres untuk Megawati Soekarnoputri. Serta pada 2014 dan 2019 sebagai calon presiden yang dua kali itu juga Prabowo takluk dari Joko Widodo.

Sehingga, kata Adi Prayitno, rekam jejak itu, masih ada sisi positif bagi mantan Danjen Kopassus itu.

"Prabowo hanya absen pilpres 2009. Selebihnya 2014 dan 2019 Prabowo ikut tanding terus yang jadi insentif politik baginya," pungkasnya.

Survei terbsru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatatkan, Prabowo Subianto unggul 22,5 persen dibandingkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 20,5 persen. Tetapi, tren elektabilitas Prabowo berada dalam tren negatif.

Prabowo Subianto pada Mei 2021 elektabilitasnya 26 persen dan terbaru 22,5 persen. Sementara Ganjar mendapat 20,5 persen atau naik dibandingkan periode Mei dengan catatan 16,3 persen.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya