Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN/Net

Politik

Beda Sri Mulyani, Said Didu Justru Anggap UU Pajak Baru Untungkan Orang Kaya

JUMAT, 08 OKTOBER 2021 | 09:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pendapat berbeda disampaikan mantan Sekretaris Kementerian BUMN dalam menyikapi kehadiran RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang telah disetujui DPR untuk menjadi disahkan menjadi UU.

Jika Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa UU ini bertujuan untuk melindungi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dan pelaku UMKM, maka Said Didu justru menganggap UU pajak yang baru tersebut menguntungkan orang kaya.

Setidaknya ada 3 poin yang menguatkan argumentasi tersebut. Pertama karena UU tersebut akan menghilangkan sanksi pidana pengemplang pajak. Kedua, ada pengurangan pengurangan denda bagi penunggak pajak.


“Ketiga, tax amnesty (pengampunan pajak) terhadap pengakuan sukarela harta,” urainya lewat akun Twitter pribadi, Jumat (8/10).

“Artinya orang kaya diberikan keringanan dalam hal pajak,” sambung Said Didu.

Sementara bagi Sri Mulyani, RUU HPP merupakan tonggak sejarah baru bagi sistem perpajakan yang akan membawa Indonesia mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

“(Alasannya), karena negara yang maju adalah negara yang didukung dengan sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel,” tutur Sri Mulyani yang turut hadir saat pengambilan keputusan RUU HPP di Rapat Paripurna DPR kemarin.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:58

TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim dalam Agenda Tahunan RSIS

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:31

Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:13

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:45

Pesan Prabowo di WEF 2026 jadi Arah Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:25

Bareskrim Bawa Banyak Dokumen Usai Geledah Kantor DSI

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:00

Fenomena Kuil Pemujaan Jabatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:18

Konsisten Budaya Keselamatan, Kunci PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Kembali Tiba di Tanah Air Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:33

Selengkapnya