Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

3.047 Orang Meksiko Tersangkut Pandora Papers, 10 Kali Lipat dari yang Terungkap Panama Papers

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekitar 80 politisi dan anggota keluarga mereka ada di antara 3.000 orang Meksiko yang muncul dalam laporan Pandora Papers yang baru-baru ini dipublikasikan.

Hal itu terungkap dalam laporan yang diterbitkan Quinto Elemento Lab yang mengatakan bahwa wartawan majalah berita Proceso, El Pais, dan jaringan televisi Univision telah meninjau Pandora Papers selama beberapa bulan. Mereka menemukan ada 3.047 orang Meksiko memiliki kepentingan di hampir 2.000 perusahaan, perwalian, dan yayasan lepas pantai yang sulit dilacak, yang berlokasi di 22 yurisdiksi berbeda.

“Penyelidikan Pandora Papers menemukan bahwa orang-orang Meksiko telah menciptakan ‘perusahaan cangkang’ untuk membeli properti mewah, jet pribadi dan kapal pesiar, membayar pajak lebih sedikit, mengelola kekayaan dan warisan, mengelola investasi, membuka rekening bank dan menyisihkan keuntungan dari bisnis mereka, ” kata laporan itu seperti dikutip dari Mexico News Daily, Rabu (6/10).


Menurut laporan tersebut, memiliki perusahaan cangkang untuk menyimpan kekayaan di luar negeri bukanlah hal yang ilegal di Meksiko, tetapi penggunaan perusahaan lepas pantai dapat menjadi sangat kontroversial dalam kasus politisi dan pejabat publik karena mereka dapat menggunakannya untuk menyembunyikan uang dan aset dari suap atau pengalihan sumber daya publik.

“Ini menjadi perhatian khusus di negara-negara seperti Meksiko di mana korupsi merajalela dan pemerintah telah melakukan pekerjaan yang buruk dalam mencegah pelanggaran ini,” kata laporan itu.

Di antara 80 tokoh politik Meksiko yang terjerat Pandeora Papers adalah Julio Scherer Ibarra, mantan penasihat hukum Presiden López Obrador yang menjadi pemegang saham besar di sebuah perusahaan yang berdomisili di British Virgin Islands. Perusahaan itu juga mengendalikan perusahaan lain yang memiliki apartemen senilai 1,5 juta dolar AS di Miami.

Ada juga Jorge Arganis Díaz Leal, menteri komunikasi dan transportasi federal, Armando Guadiana Tijerina, seorang senator federal untuk partai Morena yang berkuasa, dan Enrique Martinez, mantan gubernur Coahuila Revolusioner Institusional (PRI) yang juga pernah menjadi pertanian federal.

Orang lain yang sebagian diidentifikasi tetapi tidak disebutkan namanya termasuk sekretaris pemerintah Coahuila, kepala kantor Gubernur Morelos Cuahtémoc Blanco dan saudara dari mantan gubernur Yucatán.

Jumlah total penduduk Meksiko yang muncul di Pandora Papers 10 kali lebih besar dari jumlah yang muncul di Panama Papers yang diterbitkan pada tahun 2016.

Presiden Lopez Obrador mengatakan pada hari Senin bahwa dia mendukung orang-orang Meksiko yang disebutkan dalam Pandora Papers yang sedang diselidiki. Unit Intelijen Keuangan pemerintah mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan sehubungan dengan publikasi mereka.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya