Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

UEA Ijinkan Suntikan Booster Vaksin Pfizer dan Sputnik V Bersyarat

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Darurat Nasional (NCEMA) Uni Emirat Arab telah menyetujui penggunaan darurat suntikan booster Covid-19 dari Pfizer dan vaksin Sputnik Rusia untuk kelompok yang disetujui.

Selama pengarahan Covid-19 mingguan UEA, NCEMA mengatakan suntikan booster harus diberikan kepada individu enam bulan setelah menerima dosis kedua vaksin virus corona.

Mereka mengatakan kelompok yang harus mendapat suntikan booster adalah warga lanjut usia dan penduduk berusia di atas 60 tahun, orang dengan penyakit kronis, atau berisiko mengalami komplikasi (berusia 50-59 tahun), dan orang yang menerima perawatan kesehatan jangka panjang (berusia 18 tahun ke atas).


“Kami tekankan bahwa booster diberikan sebagai dosis tambahan yang diberikan setelah menerima dua dosis vaksin pertama. Booster harus membantu meningkatkan kekebalan setelah efektivitas vaksin terhadap infeksi Covid-19 menurun dari waktu ke waktu,” kata NCEMA, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (6/10).

NCEMA mengatakan akan terus menghapus beberapa aturan dan regulasi yang ada untuk membatasi penyebaran Covid-19 seiring kemajuan yang terus diperoleh UEA dalam tingkat jumlah vaksinasi global.

Angka-angka terbaru menunjukkan tren penurunan kasus baru Covid-19 yang berkelanjutan di negara Teluk itu.

Sebanyak 2.104 orang telah meninggal akibat virus di UEA sejak awal pandemi, dengan total 737.073 orang telah terinfeksi.

Sementara itu, 258 orang juga sembuh dari virus tersebut, sehingga total yang sembuh menjadi 730.093. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya