Berita

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Arif Wibowo/RMOL

Politik

Puji Sikap Herzaky, Wasekjen PDIP: Orang Salah Memang Wajib Minta Maaf

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 12:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan mengapresiasi sikap Kepala Badan Komunikasi Strategis  DPP Partai Demokrat (PD), Herzaky Mahendra Putra, yang meminta maaf atas ucapannya yang menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menggulingkan Presiden Abdurachman Wahid atau Gus Dur.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP, Arif Wibowo mengatakan, memang sudah lumrah ketika seseorang melakukan kesalahan, lalu menyampaikan permintaan maaf.

"Kita semua memang ada kewajiban, kalau berbuat sesuatu yang salah itu harus minta maaf," kata Arif Wibowo di Gedung Kura-kura, Senayan, Jakarta, Rabu (6/10).


Menurut Arif Wibowo, Megawati menjadi presiden menggantikan Gus Dur adalah salah satu hal yang biasa setelah era reformasi. Bahkan, kata anggota Komisi II DPR RI ini, soal pergantian kepala negara sudah ada aturan tersendiri dalam sistem hukum Indonesia.

"Jadi tidak ada istilah yang lebih tepat kecuali pergantian kekuasaan yang normal," katanya.

Herzaky Mahendra Putra menyampaikan permintaan maaf dan mengaku terpeleset lidah saat mengatakan Megawati menjadi presiden karena menggulingkan Gus Dur.

"Saya ini pengagum Gus Dur dan NU. Saya juga hormat kepada Ibu Megawati sebagai mantan presiden. Mohon maaf saya kepeleset lidah saat tanya-jawab setelah konferensi pers," ucap Herzaky.

"Yang saya maksud, Ibu Megawati menggantikan Gus Dur. Saya mohon maaf kepada siapapun yang tidak berkenan atas kekeliruan ini," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya