Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi/Net

Nusantara

Nekat Interpelasi Formula E, Prasetio Edi Marsudi Terjebak Permainan PDIP dan PSI

SELASA, 05 OKTOBER 2021 | 20:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gelapnya kelanjutan interpelasi Formula berimbas terhadap reputasi politik Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga menyesalkan sikap Prasetio yang tidak mau mendengarkan sarannya agar tidak menggelar rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.

"Saya sudah bilang sehari sebelum paripurna agar Pras tidak menggelar paripurna, tapi Pras nekat," kata Rico seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (5/10).


Rico tidak heran, rapat paripurna DPRD DKI Jakarta membahas interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan terkait Formula E pada Selasa (28/9) gagal total karena tidak terpenuhinya syarat kuorum rapat.

"Pras terjebak "permainan" Fraksi PDIP dan PSI," kata Rico.

Rapat yang dipimpin  Prasetio tidak kuorum lantaran hanya dihadiri oleh 32 orang anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan dan PSI.

Rapat ditunda setelah perwakilan fraksi maupun anggota menyampaikan penjelasannya.

Berdasarkan jadwal, agenda rapat paripurna kemarin seharusnya berupa penyampaian penjelasan secara lisan atas hak usul interpelasi dari anggota dewan pengusul.

Gara-gara memaksakan rapat paripurna meski ilegal, Prasetio akhirnya dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD DKI oleh Gerindra, PKS, Nasdem, Demokrat, Golkar, PAN, dan PKB-PPP.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya