Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Kementerian Luar Negeri Malaysia menyebut pihaknya memanggil Ouyang pada Senin malam (4/10) untuk menyampaikan posisi Kuala Lumpur, serta menyatakan protes atas keberadaan dan aktivitas kapal China, termasuk kapal survei di ZEE Malaysia.
Kemlu Malaysia menyebut China telah melanggar hukum nasional dan internasional karena kapal-kapalnya berada di lepas pantai negara bagian Sabah dan Serawak.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51
UPDATE
Senin, 19 Januari 2026 | 16:15
Senin, 19 Januari 2026 | 16:11
Senin, 19 Januari 2026 | 16:07
Senin, 19 Januari 2026 | 16:01
Senin, 19 Januari 2026 | 15:54
Senin, 19 Januari 2026 | 15:46
Senin, 19 Januari 2026 | 15:40
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Senin, 19 Januari 2026 | 15:19
Senin, 19 Januari 2026 | 15:19