Berita

Presiden Tunisia Kais Saied/Net

Dunia

Kritik Presiden di TV, Presenter dan Anggota Parlemen Tunisia Ditangkap

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 11:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Tunisia telah menangkap seorang anggota parlemen dan presenter televisi karena mengkritik tindakan Presiden Kais Saied yang mengambil alih kekuasaan pemerintah.

Mereka adalah anggota parlemen Abdellatif al-Alaoui dan presenter Zitouna TV, Amer Ayad.

Pada program Hassad 24 baru-baru ini, Alaoui dan Ayad mengkritik keputusan Saied yang menunjuk Najla Bouden sebagai perdana menteri perempuan pertama di Tunisia. Mereka menyebut Bouden hanya akan menjadi "pelayan sultan".


Ketika itu, Ayad berspekulasi bahwa Saied tidak dapat menemukan orang untuk mengisi jabatan perdana menteri. Sementara Alaoui secara terang-terangan menyebut tindakan Saied sebagai "kudeta".

Pengacara mereka, Samir Ben Omar, mengatakan keduanya ditahan atas tuduhan berkomplot melawan keamanan negara.

"Keduanya ditangkap atas permintaan pengadilan militer untuk mengekspresikan pendapat mereka sendiri selama siaran," ujarnya, seperti dimuat Middle East Eye.

Alaoui adalah anggota partai ultrakonservatif Islamis-nasionalis al-Karama, sekutu Ennahdha, partai terbesar di legislatif Tunisia yang sangat terfragmentasi.

Sedangkan Zitouna TV dianggap dekat dengan al-Karama dan Ennahdha, keduanya penentang presiden.

Pada Juli, Saied memecat perdana menteri, menangguhkan parlemen, dan mengambil alih kekuasaan eksekutif dan yudikatif yang lebih luas.

Sejak itu, Saied menindaklanjuti dengan langkah-langkah yang secara efektif memungkinkan dia untuk memerintah dengan dekrit.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya