Berita

Menteri Sosial Tri Rismaharini/Net

Politik

Kata Pengamat: Mensos Risma Harusnya Meniru Anies yang Kalem, Bukan Marah-marah Ala Ahok

MINGGU, 03 OKTOBER 2021 | 12:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Sosial Tri Rismaharini dinilai telah salah mengambil referensi dalam mencari simpati publik. Sebab, gaya marah-marah seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah tidak lagi di era sekarang.

Begitu kata pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam menanggapi kemarahan Risma saat berkunjung ke Gorontalo.

"Saya kira bukan zamannya marah-marah ya, karena sekarang semestinya menjadi eranya para cendikiawan untuk memimpin bangsa, apalagi selevel menteri," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/10).


Menurut Saiful, gaya marah-marah saat ini sudah tidak laku lagi dan tidak akan menuai simpati publik.

Seharusnya Risma berkaca terhadap apa yang telah dialami Ahok. Di mana sikap marah-marah justru membuat Ahok kalah dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gaya Anies yang kalem dan tenang dalam menghadapi segala masalah kini lebih disukai rakyat. Untuk itu, Saiful Anam menyarankan Risma meniru Anies agar laju politiknya tidak terganjal seperti Ahok.

“Kalau terus marah-marah di depan publik, rakyat makin tambah antipati terhadap risma," pungkas Saiful.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya