Berita

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews/Net

Dunia

Para Pejabat Negara Kompak Puji Kemampuan Berejiklian Selama Menjadi PM New South Wales

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pemimpin negara bagian Australia mengomentari pengunduran diri mendadak Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian, yang menurut mereka telah meninggalkan kesan baik selama memimpin.

Salah satu yang mengakui integritas Berejiklian adalah Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews, yang tampak terkejut ketika menanggapi berita tersebut.

"Saya bekerja sangat baik dengan Gladys, selalu melakukannya dan saya di sini bukan untuk mengomentari dia selain untuk menyatakan fakta mutlak bahwa saya selalu bekerja sangat erat dengannya," katanya, seperti dikutip dari 9News, Sabtu (2/10).


"Saya menemukan dia menjadi orang yang berintegritas dan orang yang bekerja keras untuk negaranya dan telah menjadi mitra yang sangat penting dengan kami," lanjutnya.

Sementara Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk juga mengaku hanya memiliki kata-kata yang baik untuk pemimpin yang akan keluar.

"Bertentangan dengan beberapa komentar publik, saya selalu menghormati Gladys dan menganggapnya sebagai teman yang baik," kata Palaszczuk.

"Ketika Gladys Berejiklian menjadi Perdana Menteri wanita terpilih pertama di New South Wales, itu adalah pencapaian yang signifikan bagi wanita di mana pun," katanya.

Sementara Wakil Perdana Menteri Australia Barnaby Joyce menggambarkan politik sebagai 'profesi brutal' saat mengomentari pengunduran diri Berejiklian.

"Sangat menyedihkan kehilangan individu yang luar biasa, yang kesopanannya telah terbukti sejak dia pertama kali terpilih untuk kursi Willoughby," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Ada banyak alasan pengunduran dirinya, tetapi salah satu yang paling menonjol adalah untuk menjernihkan suasana bagi rekan-rekannya," ujarnya.

Sebelumnya pujian juga datang dari PM Australia Scott Morrison yabg menyebutnya sahabat baik berintegritas tinggi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya