Berita

Bendera Amerika Serikat dan China/Net

Politik

Perang Dingin Amerika-China, Fahri Hamzah: Indonesia Jangan Sampai Cuma jadi Embel-embel

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 03:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perang dingin yang terjadi saat ini antara Amerika dan Cina membuat banyak negara melakukan berbagai upaya untuk menjaga pertahanan negaranya.

Wakil Ketua Partai Gelora Fahri Hamzah menyampaikan, Indonesia sedang mengalami kebingungan terkait perang dingin antara Cina dan Amerika Serikat.

"Kalau saya melihat ini, yang menjadi problem adalah Indonesia menjadi kebingungqn meletakkan diri di mana?” ucap Fahri Hamzah  dalam acara diskusi virtual New Cold War US-China dan Reposisi Geopolitik Indonesia: Lesson Learned from Peristiwa 1965, yang digagas Narasi Channel, Jumat (1/10).


Menurut mantan pimpinan DPR RI ini, Indonesia perlu menyatakan sikap tegasnya agar tidak menjadi tameng negara yang bertikai.

“Ini menurut saya perlu kita bahas saat ini, bagaimana cara mendefinisikan peran Indonesia apakah Indonesia ini pemain utama atau embel-embel?,” ucapnya.

Dia menambahkan Indonesia harus percaya diri dalam perang dingin yang terjadi saat ini antara Cina dan Amerika.

"Nah saya lebih cenderung kita mesti mulai mengajak Indonesia ini dalam suatu kepercayaan diri yang baik, sehingga Indonesia tidak bertindak menjadi embel-embel,” katanya menutup.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya