Berita

Taliban/Net

Dunia

Taliban Usir Paksa Minoritas Hazara, Rumah Mereka Dipakai Etnis Pashtun

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 17:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dilaporkan telah menggusur ratusan keluarga minoritas Hazara yang tinggal di distrik Gizab, Provinsi Uruzgan, Afghanistan bagian tengah.

Menurut laporan Wall Street Journal, pada awal pekan ini,
Taliban memberikan peringatan kepada penduduk Hazara di desa Kindir dan Tagabar bahwa mereka memiliki waktu sembilan hari untuk meninggalkan rumah.

Sebanyak 700 keluarga Hazara mematuhi perintah itu dan melarikan diri.

Sebanyak 700 keluarga Hazara mematuhi perintah itu dan melarikan diri.

Pekan lalu, gubernur Taliban di distrik Pato di provinsi tetangga Daikundi, Mullah Musafir, memberikan peringatan serupa kepada dua desa lain, Shagholja dan Khargak, dengan memerintahkan warga untuk meninggalkan rumah mereka dalam lima hari.

“Ini adalah tindakan horor. Ini hanya terjadi pada kami, Hazara,” kata ketua suku dari Tagabdar, Ghulam Hazrat Mohammadi.

Penduduk mengatakan Taliban juga telah menyita ternak dan tanaman seperti gandum dan almond.

Taliban telah membantah mengusir penduduk desa Hazara secara ilegal, dengan mengatakan bahwa kepemilikan tanah tempat tinggal keluarga yang terkena dampak secara hukum disengketakan. Penduduk setempat menolak klaim itu.

“Kami telah tinggal di sini selama beberapa generasi. Bahkan pada 1990-an kami dulu tinggal di sini dan tidak ada pejabat Taliban yang memaksa kami meninggalkan rumah kami,” kata Mohammadi.

Penduduk desa yang terkena dampak mengatakan pemukim baru adalah etnis Pashtun dari provinsi Uruzgan. Beberapa pemukim baru bukanlah pejuang Taliban tetapi menyita properti dengan dukungan Taliban.

Menurut warga, penggusuran itu tampaknya merupakan upaya Taliban untuk memberi penghargaan kepada para pejuang dan loyalis mereka setelah 20 tahun perang.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya