Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

IOC Sambut Keputusan China Hanya Jual Tiket Kepada Penonton Lokal untuk Olimpiade Beijing 2022

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 10:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China sudah memutuskan hanya akan mengijinkan penonton dalam negeri saja yang diperbolehkan menyaksikan pergelaran Olimpiade Beijing yang akan dimulai pada 4 Februari 2022.

Pernyataan tersebut dikonfirmasi Komite Olimpiade Internasional pada Rabu (29/9) waktu setempat.

"Tiket untuk Olimpiade musim dingin Beijing 2022 hanya akan dijual kepada penonton dari daratan China saja, sementara atlet yang tidak divaksinasi harus menjalani karantina selama 21 hari menjelang Olimpiade," kata IOC.


"Penyelenggara Olimpiade Beijing telah memberi tahu Dewan Eksekutif IOC 2022 tentang prinsip-prinsip untuk memberikan Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin yang aman dan sukses sesuai jadwal," kata komite itu.

Sementara mengakui kecewaan yang akan datang dari penggemar internasional karena tidak dapat hadir, IOC menyambut baik keputusan China yang tetap mengijinkan pertandingan dihadiri penonton, mengintat sebelumnya Olimpiade musim panas Tokyo 2020 Juli lalu diadakan dengan stadion kosong karena tindakan pencegahan Covid-19.

"Ini akan memfasilitasi pertumbuhan olahraga musim dingin di China serta membawa suasana yang menguntungkan," kata IOC.

Ini juga merupakan kabar baik bagi pemegang hak siar serta sponsor, menyusul liputan Olimpiade Tokyo dengan tribun kosong di latar belakang.

IOC mengatakan di antara prinsip-prinsip keamanan Beijing adalah bahwa semua peserta yang divaksinasi penuh akan memasuki apa yang disebutnya "sistem manajemen loop tertutup" segera setelah kedatangan mereka, di mana mereka akan bergerak bebas.

Nantinya mereka tidak perlu dikarantina dan sistem ini akan mencakup semua area dan stadion yang terkait dengan Pertandingan serta akomodasi, katering, dan upacara pembukaan dan penutupan, yang dilayani oleh sistem transportasi khusus.

"Semua peserta domestik dan internasional serta tenaga kerja dalam sistem akan diuji setiap hari," kata IOC.

Peserta yang belum divaksinasi lengkap harus menjalani karantina selama 21 hari saat tiba di ibu kota China. Pertandingan itu sendiri berlangsung selama 16 hari secara total.

"Atlet yang dapat memberikan pengecualian medis yang dibenarkan akan dipertimbangkan kasusnya," kata IOC dalam sebuah pernyataan.

Rincian lebih lanjut tentang rencana penyelenggara akan dimasukkan dalam buku pedoman Olimpiade Beijing yang akan diterbitkan pada bulan Oktober dan Desember.

Hingga Selasa China telah melakukan vaksinasi lengkap Covid-19 kepada 1,05 miliar warganya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya