Berita

Anggota Dewan Kota LA, Paul Kerkorian/Net

Dunia

Los Angeles Akan Wajibkan Pengunjung Mall dan Restoran Bawa Bukti Vaksin sebagai Syarat Masuk

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dewan Kota Los Angeles tengah mempersiapkan aturan yang akan menjadikan bukti vaksinasi sebagai syarat wajib untuk memasuki sebagian besar bisnis di kota terbesar kedua di Amerika Serikat itu.

Hal itu terungkap saat para pejabat kota melakukan pertemuan pada Rabu (29/9) waktu setempat untuk membahas salah satu tindakan keras Covid-19 paling parah di negara itu sejak pandemi.

Semua kecuali satu anggota Dewan Kota yang hadir pada hari Rabu mengatakan mereka mendukung peraturan darurat yang diusulkan, yang akan memerlukan bukti vaksinasi untuk memasuki restoran, bar, pusat perbelanjaan, gym, dan ruang dalam ruangan lainnya.


"Saya muak dan bosan dengan orang-orang yang masuk ke Trader Joe's (toko kelontong) menolak untuk memakai masker," kata anggota Dewan Kota Paul Kerkorian dalam sambutannya dengan penuh emosi, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (30/9).

"Saya muak dengan orang-orang yang ingin menjadikan ini sebagai masalah yang dipolitisir sehingga mereka kehilangan semua kemiripan kesopanan dalam masyarakat kita," lanjutnya.

Jika proposal disetujui minggu depan, seperti yang diharapkan, Los Angeles akan bergabung dengan San Francisco dan New York di antara kota-kota besar AS yang membutuhkan bukti vaksinasi untuk bisnis dalam ruangan.

Aturan baru itu akan berlaku mulai November. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya