Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Luncurkan Proyektil Misterius, Korut di PBB: Kami Punya Hak Membela Diri

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 08:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara menembakkan setidaknya satu proyektil miterius ke lepas pantai timurnya pada Selasa pagi (28/9).

Peluncuran dilaporkan oleh Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS). Mereka menyebut proyektil itu diluncurkan sekitar pukul 06.40 waktu setempat.

JCS sendiri tidak memberikan rincian mengenai peluncuran tersebut, termasuk jenis proyektil, seberapa jauh ia terbang, atau di mana peluncuran terjadi.


Namun Yonhap menyebut, badan intelijen dari Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) sedang menganalisis rincian peluncuran tersebut.

Peluncuran sendiri terjadi kurang dari satu jam sebelum utusan Korea Utara untuk PBB, Kim Song, berpidato di Majelis Umum PBB ke-76.

Kim mengatakan kepada PBB bahwa Pyongyang memiliki hak yang benar untuk membela diri dan mengembangkan senjata.

“Kami hanya membangun pertahanan nasional kami untuk membela diri dan menjaga keamanan dan perdamaian negara dengan andal,” ujarnya.

Kim juga menyoroti AS yang memiliki hampir 30.000 tentara yang ditempatkan di Korea Selatan dan bahwa tidak ada perjanjian formal untuk diakhirinya Perang Korea.

"Jika AS melepaskan permusuhannya, Korea Utara akan menanggapi dengan sukarela kapan saja," kata Kim.

“Tetapi penilaian kami bahwa tidak ada prospek pada tahap saat ini bagi AS untuk benar-benar menarik kebijakan permusuhannya," tambah dia.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya