Berita

Presiden AS Joe Biden menerima suntikan ketiga vaksin Covid-19 Pfizer di Washington, DC, AS, Senin 27 September 2021/Net

Dunia

Biden: Seperempat dari Penduduk Jangan Sampai Tidak Divaksin

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Joe Biden menerima suntikan dosis ketiga vaksin Covid-19 pada Senin (27/9) waktu setempat.

Pemberian suntikan penguat Pfizer tersebut diberikan di hadapan awak media Gedung Putih, yang disiarkan langsung di sebuah acara televisi di dalam gedung Kantor Eksekutif Eisenhower.

Pada kesempatan itu Biden kembali menggandakan seruannya agar warga AS mau melakukan vaksinasi.


“Tolong, tolong lakukan hal yang benar. Silakan ambil gambarnya,” katanya di acara tersebut, mengingatkan agar semjua tetap menjaga protokol kesehatan.

Vaksin akan menyelamatkan kehidupan semua orang, kata Biden.  Mendapatkan vaksin adalah hal yang mudah, dan terutama sekali semuanya gratis.

“Itu bisa menyelamatkan hidupmu. Itu bisa menyelamatkan nyawa orang-orang di sekitar Anda. Dan itu mudah, dapat diakses, dan gratis," katanya, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (28/9).

Ditanya berapa banyak orang Amerika yang perlu divaksinasi, dia menjawab mungkin 98 persen.

Joe Biden menegaskan agar seperempat dari penduduk negara jangan sampai tidak divaksin.

Food and Drug Administration (FDA) AS merekomendasikan booster minggu lalu, tetapi menolak seruan Gedung Putih untuk menerapkannya pada populasi orang dewasa secara umum.

Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melangkah lebih jauh, mereka memperluas saran booster untuk mereka yang bekerja di sektor dan institusi berisiko tinggi.

Lebih dari 688.000 kematian di AS telah dikaitkan dengan virus corona sejak kasus pertama terdeteksi pada Januari 2020. Dari jumlah tersebut, 288.000 telah terjadi selama masa jabatan Biden.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya