Berita

Begawan Ekonomi Rizal Ramli/Ist

Politik

Rizal Ramli: Bangsa Kita Sudah Sangat Merdeka sejak Ada UUPA

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemerdekaan Indonesia yang sudah menginjak usia ke-76 pada 17 Agustus 2021 lalu belakangan masih dipertanyakan.

Pertanyaan soal kemerdekaan tersebut pun dijawab begawan ekonomi, Rizal Ramli dalam pidato Peringatan Hari Tani Nasional di Villa Bukit Sentul, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/9).

Menurut RR, pendiri bangsa Indonesia sebetulnya sudah memberi pijakan tentang kemerdekaan sesungguhnya melalui perundang-undangan kepemilikan lahan atau agraria.


"Sebetulnya, kalau dilihat dari produk politik yang dilahirkan pemerintahan RI, terutama Undang-Undang 5/1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), bangsa ini sudah sangat merdeka," ujar Rizal Ramli dalam pidato kebangsaannya di Villa Bukit Sentul, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/9).
 
Sebab, kata Rizal Ramli, UUPA ini merupakan undang-undang yang benar-benar berpihak kepada rakyat. Terutama dalam mengembalikan tanah yang sebelumnya dikuasai penjajah menjadi milik rakyat.

"Inilah undang-undang yang secara revolusioner mengubah 180 derajat peraturan kepemilikan tanah dari versi penjajah Belanda yang memberikan keleluasaan kepada penjajah memiliki dan menguasai tanah sesuka-suka mereka," katanya.
 
"Pada intinya, UUPA yang lazim disebut UU Reforma Agraria ini filosofinya 'mengembalikan tanah kepada pemilik aslinya, kepada rakyat Indonesia!'," imbuh mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrachman Wahid ini.
 
Pada dasarnya, mayoritas rakyat Indonesia ini petani. Maka tidak salah jika tiga tahun kemudian Presiden Sukarno menetapkan tanggal disahkannya UUPA 24 September (1960) sebagai hari dikembalikannya hak ekonomi atas tanah kepada petani.

"Hari bersejarah itu yang kita kenal sebagai Hari Tani Nasional," demikian Rizal Ramli.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya