Berita

Polisi melakukan penyelidikan atas kasus percobaan pembunuhan terrhadap ajudan presiden Ukraina/Net

Dunia

Polisi Ungkap Tiga Kemungkinan Di Balik Percobaan Pembunuhan Ajudan Presiden Ukraina

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepolisian Ukraina  masih terus menyelidiki peristiwa penyerangan terhadap penasehat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Sergey Shefir.

Beberapa teori diungkapkan polisi atas kasus yang terjadi pada Rabu (22/9) tersebut. Polisi mengatakan, kemungkinan ada pihak yang ingin menekan pejabat tinggi.

“Berdasarkan informasi yang ada, Polisi melihat tiga kemungkinan penyebabnya, antara lain upaya untuk menekan pejabat tinggi, mengingat posisi korban, dan mengacaukan situasi di negara kita," kata Kepala Polisi Nasional Igor Klimenko dalam pernyataannya kepada wartawan, seperti dikutip dari TASS, Rabu (22/9).


Kemungkinan keterlibatan badan intelijen asing juga sedang dipertimbangkan.

"Belum diketahui ada berapa orang yang terlibat dalam penyerangan ini," kata Klimenko.

Jika ada keterlibatan badan asing, maka sasaran yang paling empuk adalah Rusia. Teori bahwa ada peran Rusia dalam peristiwa ini disampaikan beberapa pihak, namun Menteri Dalam Negeri Ukraina Denis Monastyrsky, mengatakan terlalu dini untuk berbicara tentang 'jejak Rusia' dalam kasus ini.

Mengenai dugaan upaya menekan pejabat tinggi pun dibantah Monastyrsky. Menurutnya, tim presiden tidak dapat diintimidasi.

"Kami telah melakukan reformasi untuk memerangi kejahatan terorganisir," katanya.

Pada Rabu (22/9) mobil Ajudan Presiden Ukraina, Sergey Shefir, diserang di Desa Lisnyky, di luar Kiev. Sepuluh peluru dimuntahkan oleh penyerang.

Sergey Shefir selamat dari terjangan peluru. Namun, sopir Sergey Shefir mengalami luka serius karena terkena tiga peluru dan dilarikan ke rumah sakit.

Kementerian Dalam Negeri Ukraina meluncurkan pencarian untuk para penyerang.

Jaksa Agung  Irina Venediktova  mengatakan bahwa sebuah kasus pidana telah dibuka menjadi "percobaan pembunuhan dua orang atau lebih."
Shefir dikatakan sebagai orang terdekat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.. Menurut laporan media, Shefir bertanggung jawab atas jadwal harian kepala negara.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya