Berita

Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Biden dan Johnson Yakinkan Taliban dapat Diakui: Itu Jika Mereka Mematuhi Hak Asasi Manusia

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 14:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendekatan diplomatik adalah cara terbaik untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dalam hal ini sepakat bahwa pengakuan internasional Taliban (kelompok yang dilarang di Rusia) harus dikoordinasikan dan bersifat kondisional.

Juru bicara Johnson mengatakan, kedua pemimpin melakukan pertemuan di Washington DC, untuk membahas persoalan Afghanistan lebih jauh, seperti dikutip dari TASS, Rabu (22/9).

Keduanya sepakat bahwa pengakuan internasional terhadap Taliban harus dikoordinasikan dan dengan syarat mereka menghormati hak asasi manusia.


"Pendekatan diplomatik adalah cara terbaik untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan, dan melakukannya akan menjadi cara terbaik untuk menghormati keberadaan mereka dan bagi hidup mereka untuk perdamaian dan stabilitas di negara itu," kata juru bicara menyampaikan hasil pertemuan kedua pemimpin.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya