Berita

Gubernur Bangkok Aswin Kwanmuang/Net

Dunia

Bangkok Harus Penuhi Tiga Faktor Kunci sebagai Syarat untuk Buka Kembali Pintu Pariwisata

SELASA, 21 SEPTEMBER 2021 | 13:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setidaknya ada tiga faktor kunci yang harus dipenuhi Kota Bangkok jika mau membuka kembali bisnis pariwisatanya bagi para pelancong asing.

Demikian diungkapkan Gubernur Bangkok Aswin Kwanmuang ketika menyampaikan rencana pembukaan kembali kota pada November mendatang, senin (20/9) waktu setempat.

Faktor pertama, kata Aswin, adalah bahwa 70 persen penduduk penduduk kota harus sudah mendapat dua dosis vaksin, dan target seperti itu diperkirakan akan tercapai sekitar 22 Oktober mendatang.


“Faktor kedua agar pembukaan kembali dilanjutkan adalah jika beban kasus harian terus turun dan pasien Covid-19 di rumah sakit semakin sedikit,” katanya, seperti dikutip dari Bangkok Post, selasa (21/9).

Dalam beberapa hari terakhir, ada 2.700-2.800 infeksi harian telah dilaporkan di Bangkok.

“Kriteria terakhir adalah lebih sedikit orang dengan Covid-19 di rumah sakit”, katanya.

Gubernur mengatakan jika ketika target tercapai, Balai Kota akan berdiskusi dengan Kementerian Kesehatan Masyarakat dan Kementerian Pariwisata dan Olahraga untuk menetapkan pedoman pembukaan kembali pariwisata sebelum menyampaikannya ke Center for Covid-19 Situation Administration (CCSA).

Dalam kesempatan berbeda, asisten juru bicara CCSA Apisamai Srirungson mengatakan saat ini baru 42 persen dari 7 juta penduduk Bangkok yang telah divaksin lengkap.

"Keselamatan masyarakat didahulukan dalam rencana pembukaan kembali,”kata Apisamai dalam konferensi pers harian tentang situasi virus corona.

Pada Senin, Thailand mencatat 12.709 kasus baru Covid-19 dan 106 kematian lagi selama 24 jam sebelumnya, menurut Kementerian Kesehatan Masyarakat.

Bangkok memimpin infeksi baru dengan 2.831 kasus, diikuti oleh 942 di Samut Prakan dan 532 di Chon Buri. Transmisi domestik baru terus menurun sejak 14.546 diumumkan pada Jumat (17/9) menjadi 12.698 pada Senin. Infeksi di Bangkok juga turun - sedikit - dari 2.911 menjadi 2.831.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya