Berita

Anggota BPK tepilih, Nyoman Adhi Suryadnyana/Net

Politik

Nasib Nyoman Adhi Sebagai Anggota BPK Diputuskan Siang Ini

SELASA, 21 SEPTEMBER 2021 | 09:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Anggota DPR RI akan kembali menggelar Rapat Paripurna, sebagai agenda rutin dalam pengambilan keputusan resmi dari setiap keputusan yang telah digodok dalam rapat alat kelengkapan dewan (AKD).

Rapat Paripurna dijadwalkan pukul 11.00 WIB di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/8).

Ada empat agenda yang akan dibahas dalam Rapat Paripurnya kali ini. Salah satunya, pengambilan keputusan terpilihnya Nyoman Adhi Suryadnyana sebagai anggota Badan Pengawas Keuangan (BPK).


Agenda pertama, laporan Komisi I DPR RI terhadap hasil uji kelayakan atau fit and proper test) aalon anggota Dewan Pengawas LPP RRI Periode 2021-2026, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Berikut lima nama calon anggota Dewas LPP RRI Anwar Mujahid Adhy Trisnanto (unsur masyarakat) Ederiman Butar Butar (unsur pemerintah) M. Rini Purwandari (unsur masyarakat) Mohamad Kusnaeni (unsur masyarakat) Mohammad Rohanudin (unsur RRI)

Kedua, laporan Komisi XI DPR RI terhadap hasil uji kelayakan (fit and proper test) calon anggota BPK RI periode 2021-2026, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Nama terpilih tunggal, Nyoman Adhi Suryadnyana.
 
Ketiga, laporan Komisi III DPR RI terhadap hasil uji kelayakan (fit and proper test) calon Hakim Agung, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Saat ini, fit and proper test masih berlangsung dan dijadwalkan keputusan di Komisi III diambil sebelum jadwal Rapat Paripurna.

Kemudian agenda terakhir, pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana (Treaty between the Republic of Indonesia and the Russian Federation on Mutual Legal Assistance in Criniinal Matters).

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya