Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova/Net

Dunia

Singgung Pakta AUKUS, Moskow Ingatkan Canberra untuk Patuhi Kewajiban sebagai Negara Bebas Nuklir

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 14:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pakta AUKUS menarik perhatian dunia, termasuk juga Rusia. Terkait langkah Australia menjadi bagian dari inisiatif itu, Moskow mengingatkan agar Canberra tidak melupakan kewajibannya tentang prinsip negara bebas nuklir.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, pada Kamis (16/9) mengatakan, sejauh ini Moskow ikut memberikan perhatiannya terhadap rencana yang dirilis Canberra sebagai bagian dari inisiatif keamanan trilateral baru Amerika Serikat, Australia dan Inggris (AUKUS).

"Kami percaya bahwa menjadi negara bebas nuklir dan peserta setia dari Perjanjian Non-Proliferasi , Canberra akan mematuhi kewajibannya di bawah perjanjiannya dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan protokol tambahannya. Kami berharap Canberra akan memastikan kerja sama yang diperlukan dengan badan tersebut," kata Zakharova, seperti dikutip dari Tass.


Inggris, AS, dan Australia, mengumumkan pembentukan inisiatif keamanan baru (AUKUS) pada Kamis (16/9).
Sebagai bagian dari pakta tersebut, Canberra berencana untuk membangun setidaknya 8 kapal selam nuklir untuk melengkapi kembali angkatan bersenjatanya dengan rudal jelajah AS menggunakan teknologi Amerika dan Inggris. Kapal selam itu yang pertama akan mulai beroperasi pada tahun 2036.

Untuk alasan ini, Canberra mengakhiri kontrak pertahanan terbesar dalam sejarahnya dengan Prancis.

Keputusan itu telah disebut oleh Prancis sebagai 'tikaman dari belakang'.

Beijing memperingatkan bahwa pembentukan AUUKUS akan memperburuk perlombaan senjata, dan meminta anggota aliansi untuk meninggalkan mentalitas era Perang dingin dan "konsep geopolitik yang berpikiran sempit."

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya