Berita

Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Prof Azyumardi Azra/RMOL

Politik

Prof Azyumardi Usul Jokowi Angkat JK Jadi Utusan Khusus Presiden untuk Afghanistan

SABTU, 11 SEPTEMBER 2021 | 12:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia berpeluang besar memberikan kontribusi dalam menciptakan perdamaian di Afghanistan setelah dikuasai Taliban.

"Saya kira Indonesia punya akses yang lumayan ke Taliban. Kalau mau, itu bisa dimanfaatkan," ujar mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Prof Azyumardi Azra dalam seminar daring bertema 'Taliban, Radikalisme Global dan Masa Depan HAM Perempuan Indonesia', Sabtu (11/9).

Azyumardi pun mengaku sudah menyampaikan usulan kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Isinya, meminta disampaikan kepada Presiden Joko Widodo untuk mengambil peran dalam perdamaian Afghanistan.


"Misalnya mengangkat mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai presidential special envoy for peace to Afghanistan," sambungnya.

Gurubesar UIN ini meyakini, walaupun belakangan dituduh sebagai pro Taliban, keinginan JK hanyalah kedamaian di Afghanistan.

"Enggak mungkinlah, saya kira Pak JK ingin perdamaian, jalan tengah," pungkasnya.

Dalam acara yang dibuka Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah (IKALUIN) Ace Hasan Syadzily, hadir sebagai pembicara dalam acara itu wartawan senior Teguh Santosa dan akademisi Siti Ruhaini Dzuhayatin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya