Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jika Taliban Tetap Larang Wanita Ikut Pertandingan Olahraga, Australia Keberatan Jadi Tuan Rumah Uji Coba Kriket Afghanistan

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 15:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Larangan Taliban bagi bagi kaum perempuan Afghanistan untuk bermain kriket mendapat tanggapan serius oleh Cricket Australia.

Badan tersebut mengatakan mereka akan membatalkan rencana menjadi tuan rumah pertandingan uji coba bersejarah melawan tim kriket Afghanistan, jika pernyataan wakil kepala komisi budaya Taliban, Ahmadullah Wasiq, soal larangan olahraga bagi wanita tidak dicabut.

Dalam sebuah wawancara bersama televisi Australia SBS pada Rabu (8/9), Wasiq mengatakan bahwa di bawah rezim baru, wanita tidak akan bermain kriket atau olahraga lainnya.


“Saya tidak berpikir perempuan akan diizinkan bermain kriket karena perempuan tidak harus bermain kriket," kata Wasiq, seperti dikutip dari ABC, Kamis (9/9).

“Dalam kriket, mereka mungkin menghadapi situasi di mana wajah dan tubuh mereka tidak akan ditutup. Islam tidak mengizinkan wanita terlihat seperti ini,” lanjutnya.

“Ini adalah era media, dan akan ada foto dan video, dan kemudian orang-orang menontonnya. Islam dan Imarah Islam tidak mengizinkan perempuan bermain kriket atau olahraga di mana mereka diekspos,” kata dia lagi.

Tak lama setelah mengambil alih kekuasaan, Taliban mengatakan bahwa jadwal tim putra Afghanistan tidak akan terganggu, membuat Cricket Australia mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka masih berharap untuk menjadi tuan rumah pertandingan penting pada 27 November.

Pada Kamis, Cricket Australia mengatakan bahwa mendorong pertumbuhan kriket wanita secara global adalah sesuatu yang sangat penting bagi organisasi tersebut.

“Visi kami untuk kriket adalah bahwa ini adalah olahraga untuk semua dan kami mendukung permainan ini dengan tegas untuk wanita di setiap level,” katanya.

“Jika laporan media baru-baru ini bahwa kriket wanita tidak akan didukung di Afghanistan terbukti, Cricket Australia tidak memiliki alternatif selain tidak menjadi tuan rumah Afghanistan untuk Pertandingan Uji Coba yang diusulkan karena akan dimainkan di Hobart,” lanjutnya.

Selama masa kekuasaan pertama mereka, Taliban melarang sebagian besar bentuk hiburan - termasuk banyak olahraga - dan stadion digandakan sebagai tempat eksekusi publik.

Meskipun berjanji untuk menegakkan versi hukum Islam yang tidak terlalu ketat kali ini, PBB mengatakan perempuan di Afghanistan dilarang meninggalkan rumah tanpa anggota keluarga laki-laki dan di beberapa daerah mereka juga dilarang bekerja.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya