Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati/Net

Politik

China Bakal Bangun Pabrik Vaksin di Indonesia, Luhut Diingatkan Mufida Soal Inpres 6/2016

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 19:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana pihak China untuk membangun pabrik vaksin di Indonesia jangan sampai menyingkirkan industri vaksin di dalam negeri. Terlebih vaksin Merah Putih dijadwalkan bakal mulai diproduksi pada April-Mei 2022.

Sementara, menurut Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, pabrik vaksin China tersebut rencananya akan beroperasi pada April 2022.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati, mengingatkan rencana pembangunan pabrik vaksin Chin adi Indonesia tidak mengalahkan prioritas industri vaksin dalam negeri.


"Jangan sampai semangat kemandirian vaksin lewat vaksin Merah Putih dikalahkan agenda investasi dari luar negeri. Semangat berdikari atas vaksin, obat-obatan dalam negeri, disebut menjadi prioritas oleh Presiden Joko Widodo," ujar Mufida dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/9).

Mufida pun mengingatkan Luhut, Presiden Jokowi telah mengeluarkan Inpres No 6 Tahun 2016 tentang Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan. Semangat dari Inpres ini adalah prioritas dalam pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan termasuk vaksin dari dalam negeri.

"Ingat, yang ada hanya visi misi Presiden, tidak ada visi misi menteri. Sebab itu, semangat berdikari industri farmasi dalam negeri harus didahulukan," tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Apalagi, lanjut Mufida, Bio Farma sebagai BUMN produsen vaksin telah diakui dunia. Bahkan negara-negara OKI belajar soal vaksin ke Bio Farma.

Dari 57 negara OKI, hanya 7 yang memiliki pabrik vaksin. Dari jumlah tersebut hanya 2 yang tersertifikasi WHO yakni Senegal dan Bio Farma.

"Saat ini, Bio Farma sudah mengekspor vaksin ke 145 negara, 50 di antaranya negara OKI. Artinya negara kita jadi rujukan vaksin oleh dunia. Ini momentum dengan pengembangan vaksin Merah Putih,” demikian Mufida.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya