Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden Yakin, China dan Iran Punya Deal dengan Taliban

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 10:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bukan hal baru jika banyak pihak yang mengatakan bahwa China akan melakukan sejumlah kesepakatan dengan kelompok Taliban, setelah militan Islam itu merebut kendali Pemerintahan Afghanistan pada 15 Agustus lalu.

Kali ini spekulasi itu dikibarkan lagi dengan pernyataan terbaru Presiden AS Joe Biden pada Selasa (7/9) waktu setempat, hari di mana Taliban mengumumkan susunan pemerintahan sementara Afghanistan.

Biden mengatakan bahwa China memiliki 'masalah nyata' dengan Taliban.


"Jadi mereka akan mencoba membuat kesepakatan dengan Taliban, saya yakin,” kata Biden ketika ditanya apakah dia khawatir China akan mendanai pemberontak Islam.

Tak hanya China, Biden juga menyebut sejumlah negara yang menurutnya punya kepentingan di Afghanistan, termasuk Rusia dan Pakistan.

“Seperti halnya Pakistan, seperti halnya Rusia, seperti halnya Iran. Mereka semua mencoba mencari tahu apa yang mereka lakukan sekarang,” katanya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/9).

AS dan sekutu Kelompok Tujuh telah sepakat untuk mengoordinasikan tanggapan mereka terhadap Taliban, dan telah memblokir akses Taliban ke cadangan Afghanistan, yang sebagian besar disimpan di AS.

Tetapi para ahli mengatakan bahwa Taliban tidak akan terpengaruh secara ekonomi dengan sanksi tersebut, seandainya China dan Rusia memberikan dana kepada Taliban.

Taliban telah mengumumkan pemerintah sementara di Afghanistan yang akan dipimpin oleh Mullah Mohammad Hasan Akhund pada Selasa (8/9).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya