Berita

Kapten Tim Davis Indonesia, Febi Widianto/RMOL

Olahraga

Tim Davis Indonesia Siap Berlaga Lawan Tim Barbados

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 11:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persiapan Tim Davis Indonesia sudah matang untuk berlaga dalam ajang Davis Cup Team di Barbados, Kepulauan Karibia. Ajang tenis internasional ini akan digelar pada 17 dan 18 September 2021.

Dikatakan Kapten Tim Davis Indonesia, Febi Widianto, persiapan sudah dilakukan sejak Januari dalam program pelatihan nasional (Pelatnas).

"Pelatnas dari bulan Januari untuk Sea Games dan Davis Cup, tetapi karena Sea Games diundur kami ada event Davis Cup," kata Febi di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (7/9).


Piala Davis adalah salah satu turnamen tenis yang mengkhususkan pada kompetisi tingkat internasional. Kompetisi ini diadakan oleh International Tennis Federation.

Hampir sama dengan piala dunia dalam sepak bola, satu tim dipertemukan dengan satu tim lainnya untuk menjadi juara. Febi belum bisa memastikan akan seperti lawan yang akan dihadapi. Begitu pun dengan kekuatan tuan rumah Barbados, dia tidak menjawab pasti.

"Sebenarnya kami belum penah tahu lawan kita, kita lihat statistik saja peringkatnya berapa. Saya lihat di Barbados itu satu pemain yang peringkatnya bagus, lebih bagus dari kita," jelasnya.

Meski tidak tahu pasti kekuatan lawan, Febi tetap menyemangati rekan-rekannya untuk terus bermain semaksimal mungkin sebagai bakti untuk negeri.

"Tapi kalau ini kan tim event, kami semua punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan, jadi kami tetap fight aja sih," pungkasnya.

Tim Davis Indonesia hari ini memasuki latihan terakhir sebelum berlaga di ajang Davis Cup Team di Barbados. Latihan terakhir ini dilakukan di Lapangan Tenis GBK Senayan. Namun Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali yang dijadwalkan menghadiri acara tersebut batal karena tengah memimpin rapat untuk agenda PON Papua.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya