Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist

Publika

Anies Baswedan Ingkar Janji

Oleh: Tony Rosyid
MINGGU, 05 SEPTEMBER 2021 | 03:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

BEDA antara lupa janji dengan ingkar janji. Kalau lupa, itu kerjaan umumnya politisi. Ngeceknya gampang. Berapa jumlah janji saat kampanye? Tak ada yang inget.

Saat nyaleg, janji di sana-sini. Di daerah sini janji, di daerah sana juga janji. Berapa jumlah janjinya? Lupa! Enggak ada angka yang disebut. Lagi nyalon bupati, walikota, atau gubernur, lupa apa yang pernah dijanjikan.

Soal jumlah janji, sepertinya hanya Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta yang inget. Ada 23 janji politiknya saat kampanye.


Rakyat malah yang lupa. Tapi, Anies terus ingatkan angka 23 janjinya itu harus terus ditagih, dan Anies akan memenuhinya. Agak langka memang manusia satu ini.

Selain yang lupa janji, ada yang ingkar janji. Ini juga hal biasa di dunia politik.

Janji itu makanan setiap periode. Mula-mula lupa. Ketika rakyat menagih, baru ingat. Tapi enggak juga dipenuhi. Orang ingat janjinya tapi enggak dipenuhi, itu ingkar janji namanya.

Anies pernah berjanji saat kampanye: akan mensubsidi air bersih kepada warga DKI 80 persen. Dan ternyata, Anies ingkar janji.

Memang disubsidi, tapi tidak 80 persen seperti janjinya. Anies malah memberi subsidi 90 persen. Ini namanya ingkar janji. Janjinya subsidi 80 persen, faktanya 90 persen. Ada kelebihan 10 persen.

Kalau semua politisi ingkar janjinya model Anies, rakyat pasti senang. Janji itu utang. Utang 80, tapi dibayar 90. Rakyat mana yang enggak senang?

*Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya