Berita

Ketum PP PELTI Rildo Ananda bertemu Menpora Zainudin Amali (kanan)./RMOL

Olahraga

Ketum PELTI Lapor Menpora, Persiapan Tim Davis Indonesia Dimatangkan

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 08:34 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Tim Indonesia sedang bersiap-siap mengikuti turnamen Davis Cup 2021 di Barbados pada tanggal 17 dan 18 September 2021 mendatang. Persiapan Tim Indonesia ke ajang bergengsi dunia itu dibahas dalam pertemuan antara Menpora Zainudin Amali bertemu dengan Ketua Umum PP Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI) Rildo Ananda Anwar di ruang kerja, di lantai 10 kantor Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (3/9).

Ketum PP PELTI Rildo Ananda hadir bersama Manager Tim Davis Cup, Dwi Budi Martono dan Ketua Harian PP PELTI, Sutikno Muliadi.

“Ketum PP Pelti dan teman-teman melaporkan tentang persiapan Tim Davis Cup dari Indonesia yang akan berangkat ke Barbados dan diharapkan di sana bisa lahir prestasi,” ujar Menpora Amali.


Menpora Amali juga menyampaikan, dalam pertemuan ini Ketua PP PELTI melaporkan bahwa ada sejumlah peserta dari tim nasional Indonesia yang ikut Davis Cup 2021 nanti sekaligus menjadi peserta pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada tanggal 2-15 Oktober mendatang.

Dengan demikian, PP PELTI meminta bantuan kepada Menpora agar diberikan izin sehingga para atlet tersebut bisa terlibat di dua event olahraga tersebut sekaligus.

“Tentu kita akan bantu mereka supaya tetap berkonsentrasi main di Davis Cup di Barbados. Tetapi juga tidak terhalangi mereka akan berkarir atas nama daerahnya untuk PON Papua nanti,” pungkasnya.

Menpora Amali memastikan bahwa pemerintah melalui Kemenpora akan mendukung penuh terhadap upaya-upaya untuk menorehkan prestasi olahraga di tingkat internasional.

“Saya kira pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap upaya-uapaya dari cabang olahraga terutama yang akan ikut di event-event internasional baik itu sungle event maupun multi event sebagaiamana yang kita lakukan selama ini. Jadi dukungan kita buak pengurus PELTI,” jelasnya.

Selain itu, Menpora Amali memastikan dirinya akan memantau secara langsung latihan terkahir tim Davis Cup dari Indonesia pada tanggal 7 September di stadion Gelora Bung Karno (GBK) sebelum keberangkatannya menuju Barbados.

“Hari selasa saya akan melihat latihan terkakhir (tim Davis Cup) tanggal 7 September di GBK. Jadi teman-teman yang akan ikut bersama saya kita akan lihat latihan terakhir dari tim Davis Cup kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketum PP PELTI Rildo Ananda dalam laporannya menyampaikan bahwa tim Davis Cup dari Indonesia akan berangkat ke Barbados tanggal 10 September 2021 karena adanya sistem kekarantinaan yang diberlakukan negara tujuan di tengah wabah Covid-19.

Rildo Ananda pun menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Menpora Amali atas upaya dan bantuannya mengupayakan izin sehingga para atlet yang mengikuti Davis Cup 2021 dapat pula mengikuti PON di Papua.

“Terimakasih dukungan Pak Menteri, mudahan tim Davis Cup bisa menghasilkan yang terbaik,” harapnya.

Adapun atlet yang akan berangkat ke Davis Cup 2021 sebanyak 4 orang. Untuk nama-namanya akan diumumkan pada tanggal 7 September 2021 karena masih dalam proses pengurusan izin di KONI dan Panitia PON.

“Nanti Selasa pagi diumumkan karena yang akan ikut main di Davis Cup ini, main juga di PON. Lagi proses izinnya,” bebernya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya