Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terungkap, Covid-19 Varian Mu Sudah Masuk Taiwan Sejak Awal Agustus

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 10:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Covid-19 varian Mu yang saat ini tengah menjadi salah satu perhatian utama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dilaporkan sudah masuk ke Taiwan sejak Agustus lalu.

Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) pada Kamis (2/9) mengumumkan kasus terkonfirmasi pertama varian yang pertama kali ditemukan di Kolombia tersebut pada seorang wanita Taiwan berusia 60-an yang telah kembali dari AS pada awal Agustus.

Dikatakan wanita itu sudah melakukan vaksinasi penuh dengan vaksin Pfizer selama berada di AS pada 26 Juli.


Ketika dia kembali ke Taiwan pada 3 Agustus, dia tidak melaporkan gejala apa pun, tetapi tes yang dilakukan di bandara mengungkapkan bahwa wanita itu positif Covid, dengan nilai Ct dari 29.
 
Ketika para ilmuwan CECC melakukan pengurutan genetik pada virus, mereka menemukan bahwa itu adalah varian yang dimulai di Kolombia, tetapi pada saat itu WHO belum memberikan penunjukan berdasarkan alfabet Yunani. Penyelidikan retrospektif yang dilakukan minggu ini mengkonfirmasi bahwa itu adalah apa yang sekarang dikenal sebagai varian Mu.

Saat ini wanita itu telah pulih dan dibebaskan dari karantina.

Pada konferensi pers pada hari Kamis, wakil kepala divisi respons medis CECC, Philip Lo mengatakan varian Mu tampaknya memiliki banyak mutasi dalam urutan gennya, yang memungkinkannya lolos dari kekebalan yang diinduksi vaksin.

Dia mengatakan perlu diadakan pengamatan lebih lanjut untuk menentukan apakah varian tersebut telah mengembangkan resistensi terhadap vaksin.

Penelitian oleh WHO telah menemukan bahwa dari 39 negara yang melaporkan kasus varian Mu, AS memiliki paling banyak 2.065.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya