Berita

Sekolah tatap muka terbatas di Jakarta/Net

Nusantara

Satpol PP Standby Awasi Siswa PTM agar Tidak Keluyuran

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 09:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menggandeng Satpol PP umtuk mengantisipasi agar para siswa yang ikut pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tidak keluyuran atau nongkrong ketika pulang sekolah.

Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengharapkan, Satpol PP ikut mengawasi para siswa hingga pulang ke rumah masing-masing.

“Pihak Satpol PP juga standby, terutama sekolah SMP, SMA, SMK," kata Taga diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (1/9).


Selain itu, kata Taga, pihak sekolah khususnya wali kelas juga terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para orang tua siswa melalui grup Whatsapp.

Hal ini, menurut Taga, untuk memastikan bahwa siswa usai PTM terbatas langsung pulang rumah.

“Kan yang datang ke sekolah tidak semua, misalnya 18 orang, paling tidaknya dipantau mereka itu. Dalam bahasa kesepakatan mereka, 'tolong ibu bapak, anak yang sudah sampai di rumah informasikan ke group WA'. Itu salah satu antisipasi agar anak itu tidak berkeluyuran saat pulang sekolah,” jelas Taga.

Pihak sekolah, kata Taga, tetap bertanggung jawab untuk memastikan siswanya sudah dijemput atau sudah pulang ke rumah. Ketika waktu PTM selesai, kata Taga, bukan berarti sekolah membiarkan siswa begitu saja tanpa ada pengawasan.

“Satgas Covid-19 dan para guru itu ketika anak bubar, tidak dibiarkan, dikawal betul sampai dijemput atau sampai pulang rumah,” demikian Taga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya