Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Net

Kesehatan

Baru Ada 8 Provinisi dengan Positivity Rate Covid-19 Rendah, Menkes Ingatkan Soal 3T

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 02:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat keterpaparan atau positivity rate virus Covid-19 masih cukup tinggi di banyak daerah di Indonesia. Namun, ada delapan yang sudah mulai membaik.

Begitu penjelasan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam jumpa pers virtual PPKM yang dikutip melalui siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu dini hari (1/9).

"Delapan provinsi, termasuk DKI Jakarta, yang lain masih relatif tinggi karena di atas 15 persen," ujar Budi.


Budi menyebutkan, positivity rate DKI Jakarta menjadi yang terendah yaitu 8,11 persen. Disusul Papua Barat dengan rasio positif 10, 49 persen, Maluku 11,29 persen, Banten 11,51 persen, Sulawesi Tenggara 12,63 persen, Kalimantan Timur 13,92 persen, Maluku Utara 14,11 persen, Kepulauan Riau 14,17 persen, Nusa Tenggara Barat (NTB) 14,25 persen, dan Papua 14,47 persen.

Menurut Budi, angka-angka positivity rate di delapan daerah tersebut masih harus diperbaiki. Karena, menurut standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka ideal positivity rate berada di bawah lima persen. Artinya, dari 100 orang yang dites, hanya terdapat lima atau kurang yang terkonfirmasi Covid-19.

Maka, untuk mencapai kondisi yang sesuai standar WHo tersebutm Budi menekankan soal upaya 3T yaitu testing, tracing treatment yang menurutnya mnejadi cara paling handal untuk menekan laju penularan Covid-19 di masyarakat.

"Supaya kalau ketemu cepat dimasukkin, diisolasi terpusat. Kalau tidak, artinya testing tracing kurang. Yang tertular tuh masih berkeliaran di mana-mana tanpa kita ketahui. Itu bahaya," demikian Budi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya