Berita

Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto dalam satu kesempatan/Net

Politik

Soal Desakan Lockdown, Prabowo Pasang Badan buat Jokowi

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 18:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pasang badan bagi Presiden Jokowi terkait deskan beberapa pihak agar pemerintah melakukan karantina total atau lockdown dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menurut Prabowo, upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 selama ini sudah cukup efektif. Bahkan ia optimistis, ekonomi akan segera pulih seiring dengan perbaikan kondisi penanganan pandemi.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat Jokowi mengumpulkan pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 25 Agustus 2021.


"Soal ekonomi, kita cukup optimistis membaik. Dan itu juga berhubungan dengan keputusan Bapak Presiden untuk tidak lockdown keras, ini yang memungkinkan kita bisa selamat. Negara lain yang lockdown keras malah mengalami kesulitan. Kita boleh bangga bahwa prestasi kita baik," ujar Prabowo seperti disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu, (28/8).

Kendati, saat pandemi mulai melandan Indonesia pada Maret 2020, pemerintah menerapkan berbagai kebijakan mulai dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB), yang mulai berlaku 17 April 2020.

Kemudian pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, lalu diganti lagi menjadi PPKM Mikro sejak Februari 2021. Bolak-balik diperpanjang, Presiden memutuskan untuk mengambil pengetatan atau penebalan PPKM Mikro pada medio Juni lalu. Namun, kasus Covid-19 terus melonjak. Akhirnya, Presiden Jokowi memutuskan menetapkan PPKM Darurat pada 3-20 Juli.

Setelah itu, pemerintah menggunakan istilah PPKM Level 4,3,2,1 sejak 21 Juli. Hingga saat ini, sudah dilakukan perpanjangan keenam untuk Pulau Jawa-Bali. Pemerintah melakukan evaluasi setiap sepekan sekali. Berdasarkan penilaian asesemen dalam evaluasi tersebut, suatu daerah bisa naik turun level tergantung kondisi wilayah masing-masing.

Menurut Prabowo, kebijakan yang diambil Jokowi ini sudah efektif.

"Jadi, kami rasa, suara-suara yang ingin memperkeruh keadaan itu tidak perlu dihiraukan. Kita sudah berada di jalan yang benar. Kita di bawah kepemimpinan Pak Jokowi sudah efektif, saya mengakui itu dan saya hormat kepada bapak. Saya lihat, saya saksi, saya ikut dalam kabinet. Keputusan bapak cocok dengan rakyat kita. Mohon bapak jangan ragu-ragu, we are on the right track," tuturnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya