Berita

Dankorbrimob Irjen Anang Revandoko saat meninjau vaksinasi di SMK Setia Negara Depok/Ist

Presisi

Brimob Turun Tangan Siapkan Pelajar Hadapi Pembelajaran Tatap Muka

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 17:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Korps Barigade Mobile atau Brimob turun tangan. Bukan untuk menjaga huru-hara, melainkan menggelar vaksinasi massal dengan target kalangan pelajar yang ada di wilayah Kota Depok, Jawa Barat.

Hal ini merupakan langkah mempersiapkan para calon penerus bangsa itu menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Total, 38.000 pelajar yang rencananya akan divaksinasi Covid-19.

Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Irjen Anang Revandoko mengatakan, kegiatan ini dilakukan menyambut program 'Vaksinasi Goes To School' dari pemerintah. Sebab, pemerintah tengah mempersiapkan pembelajaran tatap muka pada pertengahan September 2021 nanti.


"Kegiatan ini merupakan suatu program dari institusi Polri guna mensukseskan program vaksinasi pemerintah yang bertajuk Gerai Vaksinasi Goes To School yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Depok," ujar Anang di SMK Setia Negara, Depok, Sabtu (28/8).

Anang menjelaskan, sasaran vaksinasi kali ini adalah para pelajar SMK dan pelajar disabilitas. Secara keseluruhan, pihaknya menargetkan 38.000 dosis vaksin.

"Target vaksinasi hari ini di SMK Setia Negara Depok sejumlah 5.835 dosis. Terdiri dari 5.800 siswa SMK dan 300 siswa disabilitas," ucapnya.

"Diharapkan kegiatan vaksinasi massal ini dapat mencapai target total seluruh siswa SMK dan siswa disabilitas di wilayah Kota Depok sejumlah 38.000 siswa," katanya lagi.

Dalam kegiatan tersebut, Anang juga meninjau kegiatan vaksinasi mulai dari tahap registrasi sampai dengan penyuntikan. Pantauan di lapangan, Anang juga terlihat bercengkrama dengan beberapa pelajar dan anak-anak berkebutuhan khusus serta para orangtuanya dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

Di kesempatan sama, salah satu Koordinator Sekolah Luar Biasa (SLB) Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Depok, Cornelia Dewi mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, vaksinasi ini sangat memudahkan siswanya yang memiliki kebutuhan khusus untuk mendapatkan vaksin.

"Terima kasih saya ucapkan, sudah difasilitasi dari rumah sakit Bhayangkara Brimob dalam acara Gebyar Vaksinasi ABK," tutur Dewi.

Salah satu pelajar, Shafa Nazhira mengaku bersyukur dengan adanya vaksinasi ini. Shafa berharap, dengan adanya vaksinasi untuk pelajar, pembelajaran tatap muka kembali dilakukan.

"Saya juga ucapkan terima kasih untuk Brimob karena telah memudahkan saya divaksin. Jadi saya mudah untuk ke mana-mana dan semoga cepat sekolah tatap muka juga," tutur Shafa.

Adapun kegiatan ini turut dihadiri Presiden Joko Widodo secara virtual. Dalam sambutannya, Jokowi menyebut kegiatan ini dilakukan secara serentak di Jawa Barat.

Jokowi mengatakan, ada 2.326 titik vaksinasi terhadap para pelajar yang tersebar di Jawa Barat. Dia berharap, vaksinasi tersebut berjalan lancar sehingga dapat menunjang kegiatan belajar tatap muka.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya