Berita

Evakuasi korban kecelakaan kapal , di Brahmanbaria, Bangladesh, 27 Agustus 2021/Foto: rauters

Dunia

Kapal Penumpang di Bangladesh Tabrak Pengangkut Pasir, 19 Orang Tewas Puluhan Lainnya Hilang

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kejadian malang menimpa para penumpang sebuah kapal feri di Bangladesh. Kapal yang mereka tumpangi menabrak kapal pengangkut pasir pada Jumat (27/8) waktu setempat.

Sedikitnya 19 orang dilaporkan tewas dam puluhan lainnya masih dinyatakan hilang dalam tragedi saluran air terbaru yang melanda Bangladesh itu.

"Sejauh ini kami telah menemukan 19 mayat," kata Anisur Rahman, kepala polisi di distrik timur Brahmanbaria, tempat kecelakaan itu terjadi, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (28/8).


"Korban tewas termasuk sembilan wanita dan dua anak," katanya, seraya menagatakan operasi penyelamatan bagi mereka yang hilang sedang berlangsung.

Pejabat polisi mengatakan mereka tidak tahu jumlah pasti orang yang hilang, tetapi penumpang selamat mengatakan lebih dari 50 orang berada di dalam kapal tersebut.

Administrator distrik Hayat Ud Dowlah Khan mengatakan beberapa dari mereka berenang ke darat atau diselamatkan.

Ratusan orang meninggal setiap tahun dalam kecelakaan feri di Bangladesh, negara dataran rendah yang memiliki perairan pedalaman yang luas tetapi dengan standar keselamatan yang lemah.

Insiden lain terjadi pada Mei lalu, 26 orang tewas ketika speedboat yang penuh sesak bertabrakan dengan kapal curah bermuatan pasir dan tenggelam di Sungai Padma.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya