Berita

Korban luka-luka akibat ledakan bom di luar bandara Hamid Karzai, Kabul, dilarikan ke rumah sakit/Net

Dunia

Cegah Teror di Masa Depan, Taliban Perintahkan Seluruh Warga Kabul Serahkan Senjata dan Amunisi

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Taliban segera mengambil tindakan cepat beberapa jam setelah peristiwa ledakan bom di luar bandara Hamid Karzai yang mengguncang Kabul.  
Sebagai upaya pencegahan kekerasan lain di masa depan, kelompok yang kini memegang kendali Afghanistan itu telah memerintahkan orang-orang yang tinggal di ibu kota Kabul untuk segera menyerahkan senjata, amunisi, dan barang milik negara yang mereka miliki kepada otoritas terkait.

Perintah tersebut dikonfirmasi juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid lewat akun Twitternya, Jumat (27/8).

RT melaporkan, Sabtu (28/8), dalam cuitannya Mujahid juga mengatakan bahwa setiap pelanggar akan ditangani secara hukum jika mereka tidak mengikuti perintah setelah batas waktu berakhir.

RT melaporkan, Sabtu (28/8), dalam cuitannya Mujahid juga mengatakan bahwa setiap pelanggar akan ditangani secara hukum jika mereka tidak mengikuti perintah setelah batas waktu berakhir.

Langkah Taliban dilakukan sehari setelah dua lokasi di sekitar bandara Kabul diguncang oleh serangkaian ledakan yang merenggut nyawa 175 orang, termasuk 13 tentara AS dan 28 pejuanh Taliban.

Serangan teroris tersebut kemudian diklaim oleh kelompok afiliasi Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS), yaitu sel 'Khorasan'-nya, yang aktif di Afghanistan.

Taliban juga mengatakan bahwa mereka akan mendirikan pos penjagaan tambahan di semua lapangan terbang di sekitar Afghanistan, bukan hanya di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul. []

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya