Berita

Limax maximus atau sering juga dijululi siput abu-abu besar atau siput macan tutul menjadi teror sendiri di Taman Nasional Tantra Polandia/Net

Dunia

Kecil-Kecil Kanibal, Siput Ini Teror Taman Alam Polandia

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 00:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah spesies siput membawa teror baru bagi Taman Nasional Tatra (TPN) di Polandia baru-baru ini.

Siput ini bukan sembarang siput. Dia dikenal dengan nama Latin "Limax maximus" atau sering juga dijululi "siput abu-abu besar" atau "siput macan tutul".

Siput ini merupakan spesies yang masuk ke dalam keluarga Limacidae, siput lunas dan merupakan salah satu siput lunas terbesar di jenisnya.


Meski termasuk jenis yang besar, namun siput yang ditemukan di TPN Polandia berukuran sekitar 20 sentimeter.

Kedatangan siput ini bukan kabar baik bagi hewan lain di daerah tersebut.

"Meskipun ukuran dan warna abu-abunya yang luar biasa membuat mereka menjadi daya tarik bagi wisatawan, kedatangan siput ini bukanlah kabar baik bagi hewan lain di daerah tersebut," begitu keterangan yang disampaikan oleh pihak TPN melalui Facebook, sebagaimana dimuat media Belanda Telegraaf.

Bukan tanpa alasan, pasalnya, siput jenis ini merupakan kanibal dan akan menimbulkan ancaman besar bagi ekosistem.

TPN menyatakan bahwa bahkan dengan hanya kehadiran satu Limax maximus dapat menyebabkan masalah. Spesies ini adalah hermafrodit, sehingga mereka bisa bereproduksi. Terlebih, spesies itu tidak memiliki musuh alami dan oleh karena itu biasanya dapat dengan bebas menyebabkan kerusakan di rumah kaca petani lokal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya