Berita

Koresponden Kantor Berita Raha Alireza Ahmadi meninggal dunia dalam ledakan di luar bandara Kabul pada Kamis petang (26/8)/Net

Dunia

Duka Wartawan Afghanistan Karena Rekan Sejawat Meninggal Dunia Akibat Ledakan di Bandara Kabul

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 23:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu penggalan pahit dari konflik dan kekerasan yang terjadi di belahan dunia mana pun, adalah hilangnya nyawa orang-orang tidak bersalah. Hal itu juga terjadi di Afghanistan saat ini.

Di tengah kekacauan politik dan keamanan di Afghanistan usai kelompok militan Taliban merebut kekuasaan pada 15 Agustus lalu, terjadi ledakan di luar Bandara Internasional Hamid Karzai pada Kamis petang (26/8).

Data resmi menunjukkan bahwa 79 orang warga sipil meninggal dunia akibat ledakan itu. Sementara itu lebih dari 120 orang lainnya luka-luka.


Namun laporan tim Al Jazeera di lapangan, korban meninggal dunia tampaknya mencapai 110 orang.

Salah satu di antara korban meninggal dunia itu adalah seorang koresponden Kantor Berita Raha bernama Alireza Ahmadi.

Kabar duka soal kematiannya diangkat oleh rekan sesama wartawan, yakni Zahra Rahimi, di akun Twitternya.

"Koresponden Kantor Berita Raha Alireza Ahmadi menjual bukunya dua hari lalu untuk meninggalkan Afghanistan. Dia menulis di halaman Facebook-nya bahwa dia telah menjual 60 volume buku untuk 50 orang Afghanistan," tulis Rahimi yang merupakan wartawan media Afghanistan Tolo News.

"Alireza tewas dalam ledakan di dekat bandara Kabul kemarin," sambungnya.

Serangan di bandara Kabul diklaim oleh cabang kelompok militan ISIS di Afghanistan yang lebih dikenal dengan nama ISIS-Khorasan atau ISIS-K. Amerika Serikat mengkonfirmasi bahwa serangan itu benar-benar dilakukan oleh ISIS-K.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berjanji untuk membalas serangan di Kabul.

“Kami akan memburumu dan membuatmu membayar. Saya akan membela kepentingan kami dan rakyat kami dengan segala tindakan atas perintah saya," tegasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya