Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden Tantang Penyerang Bandara Kabul: Kami akan Memburu Anda!

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ledakan bom bunuh diri yang terjadi di bandara Kabul membuat Presiden Joe Biden marah besar. Suaranya pecah oleh amarah ketika ia mengeluarkan sumpah bahwa ia akan memburu mereka yang terlibat dalam dua ledakan yang terjadi pada Kamis (26/8).  

Berbicara dari Gedung Putih pada Kamis malam waktu Washington DC atau Jumat pagi WIB (27/8), hanya beberapa jam setelah peristiwa ledakan, Biden mengatakan dia telah menggaungkan perintah untuk menyerang kembali Isis-K, afiliasi ISIS yang diyakini bertanggung jawab atas serangan itu.

Ia pun meminta Pentagon mengembangkan rencana untuk melakukan penyerangan balik.


72 orang tewas termasuk 13 tentara AS dalam peristiwa itu.

"Kami tidak akan memaafkan, kami tidak akan melupakan. Kami akan memburu Anda dan membuat Anda membayar," kata Biden dengan emosional dalam sambutannya di Gedung Putih.

Biden mengatakan orang Amerika yang tewas dalam serangan itu adalah pahlawan yang terlibat dalam misi berbahaya tanpa pamrih untuk menyelamatkan nyawa orang lain.

"Teroris ISIS ini tidak akan menang. Kami akan menyelamatkan Amerika; kami akan mengeluarkan sekutu Afghanistan kami, dan misi kami akan terus berjalan. Amerika tidak akan terintimidasi," kata Biden.

Biden juga mengatakan lebih banyak pasukan akan dikirim jika perlu, dan proses evakuasi akan terus berjalan. Target penarikan pasukan yang jatuh pada 31 Agustus akan tetap berlanjut.

Dalam cuitannya di Twitter ia mengatakan bahwa Amerika mampu mengevakuasi lebih dari 100 ribu orang hanya dalam hitungan hari, dan tidak gentar dengan peristiwa yang baru saja terjadi.

"Terlepas dari bahaya dan risiko yang luar biasa, kami dapat mengevakuasi lebih dari 100.000 orang hanya dalam hitungan hari. Kami bisa, dan kami harus menyelesaikan misi ini. Kami tidak akan dihalangi oleh teroris. Kami tidak akan membiarkan mereka menghentikan misi kami. Kami akan melanjutkan evakuasi," ujar Biden dalam cuitannya beberapa menit lalu.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya