Berita

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern/Net

Dunia

Ogah Akui Kekalahan, Mantan PM Samoa Tuding PM Selandia Baru Jacinda Ardern Curangi Pemilu

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 15:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kisruh politik yang terjadi di Samoa selama beberapa bulan terakhir tampak semakin keruh. Bahkan mantan Perdana Menteri Samoa Tuilaepa Sa'ilele Malielegaoi mulai menyalahkan Selandia Baru yang dianggap sebagai dalang kekacauan.

Kisruh politik di Samoa terjadi sejak April, ketika Fiame Naomi Mata'afa berhasil memenangkan pemilihan, mengalahkan Malielegaoi. Mata'afa merupakan mantan wakil Malielegaoi yang kemudian membelot dari partai mereka, Perlindungan Hak Asasi Manusia (HRPP) pada tahun lalu, dan menjadi pemimpin partai oposisi FAST.

Koalisi independen Mata'afa berhasil mengamankan 26 kursi, beda tipis dengan lawannya yang hanya kekurangan satu kursi demi mencapai mayoritas di parlemen.


Kemenangan Mata'afa mencatatkan sejarah tersendiri, lantaran selain merupakan perempuan, ia juga mengakhiri kekuasaan Malielegaoi selama lebih 22 tahun.

Menolak kekalahannya, Malielegaoi enggan meninggalkan kantor-kantor pemerintah, dan berusaha menggagalkan pelantikan Mata'afa pada Mei dengan mengunci gedung parlemen. Akibatnya upacara pelantikan terpaksa dilakukan di tenda darurat.

Pada Juli, Pengadilan Banding Samoa mengukuhkan partai FAST sebagai pemenang resmi pemilu dan mengakui Mata'afa sebagai perdana menteri baru, serta menegaskan bahwa upaya pendudukan Malielegaoi di kantor-kantor pemerintah merupakan tindakan ilegal.

"Untuk menghindari keraguan, ini berarti telah ada pemerintahan yang sah di Samoa sejak 24 Mei 2021, dan bahwa pemerintah yang sah adalah partai FAST, yang memegang mayoritas kursi di parlemen," kata pengadilan.

Kendati begitu, Melielegaoi tidak berhenti. Ia menuding Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern terlibat dalam upaya untuk mengangkat Mata'afa sebagai perdana menteri baru Samoa hanya karena dia "perempuan".

“Saya mulai curiga mungkin Selandia Baru berada di balik semua ini,” kata Malielegaoi, seperti dikutip Sputnik.

"Sepertinya perdana menteri Selandia Baru ingin Samoa memiliki perdana menteri perempuan, yang telah membutakannya (Ardern) dari melihat apakah itu sesuatu yang sejalan dengan konstitusi kita," lanjutnya.

Ia juga mengaku memiliki bukti terkait tudingannya. Termasuk kecurigaan dari pesan ucapan selamat Ardern kepada Mata'afa setelah pengadilan banding pada Juli memutuskan bahwa kemenangannya sah.

"Fakta bahwa dia dengan cepat mengirim Fiame harapan baiknya membuat saya berpikir bahwa mereka telah merencanakan semua ini," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya