Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Rusia dan China Punya Sikap dan Kepentingan yang Sama Soal Afghanistan

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 06:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Persoalan Afghanistan jadi bahasan utama diskusi antara Presiden China Xi Jinping dan rekannya dari Rusia Vladimir Putin dalam percakapan telepon mereka pada Rabu (25/8).

Kepada Putin, Xi menegaskan kembali rasa hormat China terhadap kedaulatan, kemerdekaan, dan pendekatan non-intervensi Afghanistan.

Xi menekankan bahwa Beijing bersedia meningkatkan koordinasi dengan Rusia dan komunitas internasional untuk mendorong semua pihak Afghanistan untuk membentuk struktur politik yang inklusif, dan memutuskan hubungan dengan semua kelompok teroris.


Putin pada bagiannya mengatakan bahwa perubahan situasi Afghanistan saat ini menunjukkan kekuatan luar yang secara paksa mempromosikan model politiknya, dan hanya akan membawa kehancuran dan bencana ke negara-negara ini.

"Rusia dan China memiliki sikap dan kepentingan yang sama mengenai masalah Afghanistan," katanya.

Pengamat China percaya bahwa percakapan Xi dan Putin yang berfokus pada masalah Afghanistan adalah pertukaran strategis yang mengindikasikan China dan Rusia berdiri bersama dalam membantu membangun kembali perdamaian, stabilitas dan pembangunan di Afghanistan atas dasar menghormati kehendak dan pilihan rakyat Afghanistan.

Yang Jin, seorang rekan peneliti di Institut Studi Rusia, Eropa Timur dan Asia Tengah di bawah Akademi Ilmu Sosial China, mengatakan bahwa diskusi antara Xi dan Putin kembali menunjukkan bahwa keduanya ikut bertanggung jawab dalam membantu mengatasi situasi di Afghanistan dan menjaga ketertiban internasional.

"Untuk memulihkan perdamaian, stabilitas, dan ketertiban di Afghanistan sedini mungkin, China dan Rusia dapat memainkan peran besar setelah penarikan AS," kata Yang, kepada Global Times, Rabu (25/8).

Diskusi mengenai masalah Afghanistan juga terjadi antara Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Belanda Sigrid Kaag.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya