Berita

Pejuang anti-Taliban di Lembah Panjshir/Net

Dunia

Lembah Panjshir, Rumah Perlawanan anti-Taliban

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 05:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sepuluh hari setelah Taliban menundukkan Kabul dan menggulingkan Presiden Ashraf Ghani, pasukan anti-Taliban yang tersebar di beberapa titik nampak bersiap melakukan perlawanan. Salah satunya, yang terbesar ada di Lembah Panjshir.

Mereka terdiri dari pejuang milisi dan mantan pasukan keamanan Afghanistan yang telah bersumpah untuk melawan Taliban. Mereka berkumpul dalam beberapa hari belakangan dalam pembicaraan strategi.

Desas-desus bahwa politisi Afghanistan terkemuka berkumpul kembali di Lembah Panjshir mulai beredar pada Minggu (22/8) setelah wakil presiden Amrullah Saleh memposting tweet yang mengumumkan komitmennya untuk berjuang dan mengikuti warisan Ahmad Shah Massoud, salah satu pemimpin utama perlawanan anti-Soviet Afghanistan pada 1980-an.


Saleh belakangan telah menjadi sorotan setelah mendeklarasikan diri sebagai penjabat presiden sementara usai ibu kota negara Kabul, jatuh ke tangan Taliban dan Presiden Ashraf Ghani kabur ke luar negeri.

Panjshir adalah lembah sempit jauh di pegunungan Hindu Kush, dengan ujung selatannya sekitar 80 kilometer (50 mil) utara ibu kota Kabul.

Lembah yang berada sekitar 150 km utara Kabul itu adalah rumah bagi sebagian besar penduduk Tajik dan menjadi pusat perlawanan selama empat dekade dalam perang saudara dan pemberontakan Taliban.

Panjshir menolak invasi Soviet pada 1980-an dan pemerintahan Taliban selama akhir 1990-an. Dalam 20 tahun terakhir, itu adalah satu-satunya provinsi yang tampaknya tidak dapat ditembus oleh Taliban yang didominasi etnis Pashtun.

Lembah ini memiliki titik masuk yang terbatas dan geografinya menawarkan keuntungan militer alami karena berada di ketinggian. Ini juga memiliki nilai simbolis yang sangat besar di Afghanistan sebagai daerah yang telah menolak pendudukan oleh penjajah selama lebih dari satu abad.

Berbicara tentang Lembah Panjshir, tidak bisa lepas dari sosok yang peling dihormati yang dikenal sebagai 'Singa Panjshir', yaitu Ahmad Shah Massoud, seorang komandan militer anti-Taliban. Putranya, Ahmad Massoud meneruskan perannya dengan membangun Front Perlawanan Nasional (NRF) dan memimpin Panjshir.

Perlawanan Panjshir telah membentuk lanskap politik dan keamanan Afghanistan selama tahun 1980-an dan 1990-an.

Setelah Taliban menguasai Kabul, diberitakan bahwa para pemimpin Afghanistan dan sejumlah anggota militer telah melarikan diri ke Panjshir, membawa ratusan Humvee, mobil lapis baja, dan lima helikopter.

Para milisi di Lembah Panjshir telah bersumpah untuk melawan serangan Taliban, dan mereka membutuhkan dukungan dari asing untuk melawan para ekstremis secara efektif.

Saleh dikabarkan sedang berada di Lembah Panjshir dan mengadakan pembicaraan dengan Massoud.

Taliban telah mengirim ratusan pejuangnya ke daerah sekitar Panjshir untuk mengepung dan memaksa menyerah. Sempat terjadi gesekan antara para milisi Panjshir dengan kelompok Taliban. Namun kemudian kedua pihak memilih untuk menyelesaikan kebuntuan melalui pembicaraan. Sayangnya, belum ada hasil yang baik dari pertemuan tersebut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya